heigth 250>
Berita  

Diduga Kejar Pencuri, Mahasiswa Unimed Meninggal usai Tabrakan Beruntun

 

Diduga Kejar Pencuri, Mahasiswa Unimed Meninggal usai Tabrakan Beruntun

Nusantara expos.com

 

Seorang mahasiswa Universitas Negeri Medan (Medan), Raffa Azardi (19) meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan beruntun di kawasan Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Kamis (2/4/2026) sore.

 

Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita, selain Raffa ada enam orang lainnya yang menjadi korban dalam kecelakaan beruntun ini.

 

Dirinya menjelaskan, keenam pengendara lainnya mengalami luka-luka yang mana seluruh korban merupakan pengendara tiga sepeda motor yang mengalami kecelakaan beruntun.

 

“Kecelakaannya kemarin di Jalan Kapten Batu Sihombing, dekat perumahan Citraland. Ada tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini, satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka,” ujar Made, Jumat (3/4/2026).

 

Dari informasi yang didapat, akibat dari peristiwa kecelakaan beruntun yang terjadi di dekat Kampus Wilmar tersebut suasana sempat ramai. Warga dan pengendara yang berada di sekitar lokasi kejadian, langsung berkerumun untuk memberikan bantuan menepikan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

 

Berdasarkan keterangan Satlantas Polrestabes Medan, adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan antara lain sepeda motor Honda CB150 yang dikendarai 2 orang mahasiswa, sepeda Motor Yamaha Nmax dikendarai 2 pelajar SMA, dan sepeda motor Yamaha Mio Soul yang dikendarai 3 anak di bawah umur.

 

“Total ada tujuh orang yang menjadi korban. Untuk korban yang meninggal, mengendarai sepeda motor jenis Honda CB 150 yang sebelumnya ia berboncengan dengan seorang mahasiswa lainnya,” katanya.

 

Ketika ditanya perihal kronologi kejadian ini, Made menjelaskan awalnya sepeda motor Honda CB150 awalnya melintas di Jalan Kapten Batu Sihombing dengan melawan arah ke Jalan Ismail Harun. Bertepatan di dekat perumahan Citraland pengendara berbelok ke kanan masuk ke jalur berlawanan.

 

Nahas, di saat bersamaan datang satu unit sepeda motor Yamaha Nmax yang dikendarai pelajar SMA tengah melintas. Akibatnya kecelakaan beruntun juga tak dihindarkan karena situasi jalanan begitu ramai.

 

“Sepeda motor Honda CB150 menabrak bagian depan motor Yamaha Nmax yang saat itu melintas. Sehingga kedua sepeda motor tersebut tercampak dan mengenai motor lain yaitu Yamaha Mio Soul yang juga melintas,” katanya.

 

Akibat kecelakaan ini, Raffa meninggal dunia di tempat akibat pendarahan di bagian kepalanya. Ia diketahui merupakan mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) program studi Pendidikan Keolahragaan. Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai.

 

“Temannya yang saat itu ia bonceng dinyatakan selamat namun mengalami luka bengkak pada bagian kepala, luka robek pada bagian bibir, dan luka lecet pada bagian kaki,” katanya.

 

Sementara itu, pengemudi motor Yamaha Nmax mengalami luka patah tulang pada bagian tangan sebelah kanan, luka lecet pada bagian wajah, luka dan lecet pada bagian kaki sebelah kanan. Penumpang yang dibonceng, juga mengalami luka memar dan robek pada bagian mata sebelah kanan, serta luka robek dan lecet di banyak bagian tubuhnya.

 

Di tempat yang sama, pengendara Motor Yamaha Mio Soul yang berbonceng tiga juga mengalami luka-luka di bagian kakinya. Namun ketiganya dinyatakan selamat. Namun, sepeda motor yang mereka kendarai hancur di bagian depannya.

 

Disinggung terkait informasi yang beredar bahwa salah satu pengendara disebut-sebut sedang mengejar pelaku pencurian sebelum kecelakaan terjadi, I Made mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

 

“Masih kita lidik. Saya juga dengarnya begitu. Tunggu korban yang masih di rumah sakit, nanti kita cari tahu terkait narasi yang beredar itu,” ujarnya.

 

#lakalantas #Unimed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->