heigth 250>

Diduga Gunakan Modus Tabrak Keluarga, Pelaku Bawa Kabur Motor Milik Warga di Surabaya

 

Diduga Gunakan Modus Tabrak Keluarga, Pelaku Bawa Kabur Motor Milik Warga di Surabaya

nusantsraexpos.com
SURABAYA – Seorang warga Surabaya bernama Leonel menjadi korban dugaan perampasan sepeda motor dengan modus menuduh korban telah menabrak atau menyenggol keluarga pelaku. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam dan mengakibatkan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam bernomor polisi L 6376 AAD dibawa kabur oleh pelaku.
Menurut keterangan korban, sekitar pukul 18.30 WIB ia keluar dari rumahnya di kawasan Tambak Gringsing, Pesapen, Surabaya, setelah diajak seorang teman untuk mengambil celana di kawasan depan Tugu Pahlawan. Usai mengambil barang tersebut, korban pulang melalui Jalan Indrapura menuju Kota Lama.
Di tengah perjalanan, korban merasa diikuti oleh tiga orang pemuda yang mengendarai sepeda motor. Setibanya di Jalan Sampoerna, korban dihentikan. Salah seorang pelaku kemudian menuduh Leonel telah menyenggol atau menabrak saudaranya. Namun, korban membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tidak pernah menabrak siapa pun.
Meski telah membantah, korban tetap dipaksa mengikuti para pelaku berkeliling hingga ke kawasan Jalan Panggung, Pabean Pasar Ikan. Di lokasi itu korban sempat diinterogasi sekitar 15 menit. Setelah itu, korban kembali diajak berkeliling menuju kawasan Gapura Ampel.
Sesampainya di sekitar Gapura Ampel, korban diperintahkan turun dari sepeda motornya. Pelaku kemudian membawa kendaraan korban dan meninggalkannya di lokasi. Sementara itu, teman korban yang sempat dibawa pelaku juga akhirnya ditinggalkan di kawasan dekat Pasar Atom, tepatnya di lokasi yang minim penerangan.
Ayah korban, Karsono, berharap sepeda motor milik anaknya dapat segera ditemukan. Ia mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan sepeda motor Honda Scoopy warna hitam dengan nomor polisi L 6376 AAD agar segera menghubungi keluarga atau melaporkan kepada pihak kepolisian.
Hingga berita ini ditulis, kasus dugaan perampasan sepeda motor dengan modus tuduhan tabrak keluarga tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap berbagai modus kejahatan di jalan raya dan segera melapor kepada pihak berwajib apabila mengalami atau menyaksikan kejadian serupa.
(Yok)qp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum