KINALI, PASAMAN BARAT Nusantara expos– Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) Kabupaten Pasaman Barat menggelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Narkolema di SMAN 1 Kinali, Kecamatan Kinali, pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Al-Istiqomah SMAN 1 Kinali mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 1 Kinali, Bapak Musfar, S.Pd., M.M.
Turut hadir Pengurus DPD GIAN Pasaman Barat, Pembina OSIS, serta seluruh siswa kelas X SMAN 1 Kinali.
Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara pihak sekolah dengan GIAN Pasaman Barat sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan pelajar.
Ketua DPD GIAN Pasaman Barat, Drs. Pramana Yose, M.Si., yang diwakili Sekretaris GIAN, Ibu Junny Surya Nurma Dona, A.Md., menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat penting mengingat peredaran narkoba saat ini sudah menyasar kalangan pelajar.
“Kami ingin membentengi anak-anak kami dengan pengetahuan. Mereka harus tahu apa itu narkoba dan narkolema, apa dampaknya bagi kesehatan, masa depan, dan hukumnya. Jangan sampai ada anak-anak kami yang terjerumus karena ketidaktahuan atau salah pergaulan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, narasumber dari unsur kesehatan, dr. Widodo, menjelaskan bahaya zat adiktif. Narkoba dapat merusak sistem kekebalan tubuh, otak, paru-paru, dan jantung apabila dikonsumsi secara terus-menerus.
Sekretaris GIAN Pasaman Barat, Junny Surya Nurma Dona, A.Md., juga memaparkan dampak buruk narkolema, yaitu narkoba melalui media berupa konten pornografi. Dampaknya meliputi kerusakan organ, gangguan saraf, depresi, hingga dapat menyebabkan kematian.
Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh ajakan terkait narkoba dan narkolema di media sosial.
“Jangan mudah diajak dan mengikuti ajakan tentang narkoba dan narkolema yang ada di media sosial, karena nantinya akan menjerumuskan kita,” tegasnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan. Dengan sosialisasi ini diharapkan siswa lebih memahami bahaya narkoba dan narkolema, mampu menolak, serta lebih selektif dalam memilih teman bergaul.
Kepala SMAN 1 Kinali berharap seluruh siswa dapat menjadi DUTA ANTI NARKOBA, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat, serta bersama-sama mewujudkan sekolah BERSINAR – Bersih dari Narkoba.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan Ikrar Anti Narkoba oleh seluruh peserta dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
( Dona Nurdin )

heigth 250>











