Penemuan kerangka di batang pohon aren di Sergai, Sumut masih jadi misteri. Apalagi kerangka kerangka tersebut diduga adalah Muhammad Yuda, yang hilang sejak 2024.
NUSANTARA EXPOS COM
SERDANG BEDAGAI
Penemuan kerangka di batang pohon aren di Sergai, Sumut masih jadi misteri. Apalagi kerangka kerangka tersebut diduga adalah Muhammad Yuda, yang hilang sejak 2024.
Namun ada yang mengaku masih berjumpa dengan Yuda di tahun 2024.
Adalah seorang tetangga keluarga Yuda bernama Fitri, mengaku sempat didatangi Yuda malam-malam pada 2024.
Ia menyampaikannya melalui kolom komentar pada unggahan Facebook kakak Yuda, Cut Meutia Sari, yang sedang membagikan kisah hilangnya sang adik.
“Terakhir kali kunampak adekmu kali itu maen-maen ke rumah ku pas malam-malam,” tulis Fitri, melansir dari sumber Tribun Bogor.
Pengakuan tersebut mengejutkan banyak orang.
Ia menuturkan bahwa malam itu Yuda datang ke rumahnya dan sempat bermain bersama adiknya.
“Pas aku lahiran tempat mamakku, pas anakku masih bayi, dia maen HP sama adekku di samping,” ungkap Fitri.
Kedatangan Yuda pada malam tersebut membuat Fitri terheran-heran. Pasalnya, menurutnya Yuda bukanlah teman dekat dari adiknya.
“Bukan kawan deket adekku, cuman dia kok tumben kesini pas waktu itu. Mungkin lewat dia, jadi dia singgah,” jelasnya.
Fitri menambahkan bahwa jarak rumah keluarganya dengan kediaman Yuda sebenarnya tidak terlalu jauh.
“Kira-kira kalau jalan kaki 5 menit sampe,” katanya.
Namun setelah kunjungan singkat itu, Yuda kembali pergi. Fitri pun tidak tahu ke mana pemuda itu melanjutkan langkahnya.
“Gak tahu dia pulang kemana, tidur dimana,” tuturnya.
“Kalo tahu ya udah dikasih tahu dimana dia dari dulu,” sambungnya.
Sama halnya dengan harapan keluarga, Fitri pun berharap bahwa kerangka manusia yang ditemukan di batang pohon aren bukanlah milik Yuda.
“Mudah-mudahan adekmu sehat-sehat aja amin,” tulisnya menanggapi postingan Meutia.
Sebelumnya Muhammad Yuda diduga merupakan pemilik kerangka manusia yang ditemukan di dalam pohon asem di Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.
Kerangka manusia itu diduga milik Yuda setelah keluarga melihat barang-barang yang ditemukan bersama tulang-belulang.
Keluarga menemukan kemiripan antara barang-barang itu dengan barang-barang yang dipakai Yuda sebelum menghilang.
Kakak dari Muhammad Yuda Prawira, yakni Cut Meutia Sari juga akhirnya mengungkap percakapan terakhir dengan adiknya yang dinyatakan hilang sejak 2023 lalu.
Pernyataan itu muncul di tengah geger penemuan kerangka manusia di dalam batang pohon aren yang berada di Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Seirampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Kerangka tersebut diduga kuat merupakan jasad Yuda, meski pihak keluarga belum bisa memastikan sepenuhnya.
Melalui akun Facebook pribadinya, Meutia membagikan kisah haru tentang chat terakhir dengan sang adik yang tak kunjung kembali ke rumah.
“Saya yang kehilangan kabar adik saya sejak dua tahun ini,” tulis Meutia, Selasa (9/9/2025).
“Tiba-tiba tahu ada kerangka manusia di belakang rumah,” lanjutnya.
Meutia menjelaskan, selama dua tahun terakhir tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaan Yuda, kecuali keluarga yang terus berusaha mencari.
Ia pun mengaku masih menyimpan percakapan terakhir mereka.
“Chat-an ku sama adikku gak pernah akun hapus,” ujarnya.
“Terakhir aku chat adikku, tanya dia dan tetep doain dia dimana pun sehat,” sambungnya lagi.
Meutia bahkan mengunggah tangkapan layar pesannya kepada Yuda, yang dikirim pada 2023 dan 2024.
“Yuda dimana kau ??, mamakmu sakit,” tulisnya di tahun 2023.
“Dek..mamak sakit. Diamana pun kamu berada, semoga kamu sehat selalu, dikelilingi orang baik,” tulisnya lagi di tahun 2024.
Saat mendengar kabar penemuan kerangka dalam pohon aren, Meutia mengaku diliputi rasa seakan déjà vu.
“Walau aku dejavu liat ini langsung ingat sama adikku, tapi aku harap ini bukan adikku. Aku harap dan selalu berdoa adikku masih ada dan masih sehat,” tulis Meutia.
Meski begitu, pihak keluarga tetap menunggu kepastian dari hasil penyelidikan resmi.
“Kami sekeluarga cuma bisa menduga duga. Sambil nunggu kabar selanjutnya dari pihak berwenang,” pungkasnya.
#kerangka #PohonAren #SerdangBedagai #Sukuy #viral

heigth 250>












