4 Bulan Berlalu, Kasus Begal Konten Kreator di Belawan Tak Jelas Juga
NUSANTARAN EXPOS.COM
BELAWAN
Zainal Abidin (47), konten kreator asal Belawan mempertanyakan tindaklanjut kasus pembegalan yang menimpanya 4 bulan lalu.
“Hari ini 1 Okt 2025, tepat sudah 4 bulan kejadian KetuaSeparoh di Begal di Depan Gang Taik Belawan Bahari, Laporan Polisi (LP) yang KetuaSeparoh buat di Polsek Belawan belum juga ada kejelasan dan titik terangnya, seperti mandek dan tidak ada tindak lanjutnya,” tulis sosok yang dikenal dengan sebutan Ketua Separoh itu di media sosial.
“KetuaSeparoh bingung, bagaimana pula dengan korban-korban lainnya yang kena begal. Mungkin mengalami hal serupa dengan KetuaSeparoh, sampai hari ini daerah tersebut masih rawan dan terus terjadi aksi begal. Karena tidak adanya tindakan tegas dari APH setempat,” lanjutnya.
Zainal juga menyindir lambatnya kinerja aparat dikarenakan korbannya hanya orang biasa, bukan pejabat atau pengusaha.
“Ya udahlah, mau gimana lagi, mungkin apa karena KetuaSeparoh hanyalah warga masyarakat biasa. Mungkin kalau korbannya terjadi pada anak pejabat atau pengusaha pasti akan cepat tindak lanjutnya. Dan daerah Gang Taik Belawan Bahari itu akan diseser habis-habisan kali ya gaes,” sindirnya.
Sebelumnya, peristiwa pembegalan tersebut terjadi pada Minggu dinihari (1/6/2025), dengan pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari lima orang.
Zainal menjelaskan, saat itu dirinya baru dari Seimati Labuhan sekitar pukul 21.30 hingga 22.00 WIB, lalu melanjutkan aktivitas di Kota Medan.
“Sekitar pukul 02.00 WIB saya bergerak dari Medan menuju Belawan untuk pulang ke rumah orang tua di Jalan Selebes, karena pagi harinya saya akan mengisi jadwal kuliah subuh di musala Gang 4 Belawan,” ujar korban.
Saat melewati daerah Pulau Seram Bahari, korban melihat jalanan sepi dengan banyak lampu padam. Tiba-tiba, muncul orang tak dikenal (OTK), membawa senjata tajam seperti kelewang dan celurit, serta benda tumpul berupa kayu dan besi.
“Saya dihadang dan mencoba tancap gas, namun dua dari mereka memukul kepala dan badan saya hingga terjatuh dari sepeda motor,” kata korban.
Meskipun terluka, korban berusaha melakukan perlawanan untuk mempertahankan sepeda motornya.
Korban yang dalam keadaan setengah sadar kemudian berusaha berjalan menuju simpang Sicanang dan meminta bantuan dua tukang ojek yang berada di pangkalan.

heigth 250>











