heigth 250>
Berita  

Pasaman Barat Tegaskan Komitmen Bersama: SPMB 2026 Dijalankan Transparan, Adil, dan Berkeadilan

Pasaman Barat|Nusantara Expos.Com — Rabu 21 Mei 2026 Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi menggelar Rapat Koordinasi sekaligus Penandatanganan Komitmen Bersama penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (20/5/2026).

Acara yang diprakarsai Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah, Doddy San Ismail, mewakili Bupati Pasaman Barat. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala sekolah, pengawas, serta pemangku kepentingan bidang pendidikan.

SPMB 2026: Fondasi Pemerataan Akses Pendidikan

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekda, Doddy San Ismail menegaskan bahwa SPMB bukan sekadar proses administrasi rutin, melainkan tahapan strategis yang menopang kemajuan pendidikan daerah.

“SPMB menjadi bagian penting dalam menjamin pemerataan akses pendidikan, transparansi layanan publik, serta keadilan bagi seluruh masyarakat. Ini wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” tegas Doddy.

Ia menjelaskan, SPMB merupakan transformasi dari sistem sebelumnya yang dirancang lebih objektif, transparan, akuntabel, nondiskriminatif, dan berkeadilan. Seluruh pihak yang terlibat memiliki tanggung jawab moral dan teknis untuk memastikan pelaksanaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar proses penerimaan murid baru berjalan lancar, tertib, aman, dan minim permasalahan. Jangan sampai ada celah yang merugikan masyarakat atau mencoreng nama baik institusi pendidikan kita,” tambahnya.

Empat Jalur Penerimaan dan Keterbukaan Informasi

Doddy mengingatkan agar penandatanganan komitmen bersama ini tidak berhenti sebagai seremonial. Ia mendorong Dinas Pendidikan, satuan pendidikan, hingga panitia pelaksana di lapangan untuk memberikan pelayanan maksimal. Informasi prosedur, persyaratan, dan jadwal harus disajikan jelas, mudah diakses, serta responsif terhadap setiap pengaduan.

Ia juga mengajak Forkopimda, instansi vertikal, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat turut mengawal pelaksanaan SPMB agar berlangsung kondusif, jujur, dan patuh aturan.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Melalui pelaksanaan SPMB yang baik, kita sedang membangun fondasi pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan bagi generasi masa depan Pasaman Barat,” ucap Doddy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Imter Pedri, memaparkan mekanisme teknis SPMB 2026 secara rinci sebagai langkah antisipasi meminimalkan potensi persoalan. Pendataan jumlah lulusan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya juga telah rampung.

Imter menegaskan, SPMB 2026 membuka empat jalur penerimaan yang diatur ketat, yaitu: jalur domisili, jalur afirmasi, jalur mutasi, dan jalur prestasi.

“Kami berharap dengan adanya komitmen bersama ini, seluruh tahapan SPMB dapat berjalan lancar, tertib, dan diterima baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Keterbukaan informasi dan kepatuhan pada aturan adalah kunci keberhasilan,” tutup Imter.

( DONA )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum