heigth 250>
Berita  

Wujudkan Generasi Sehat, GIAN Pasbar Edukasi Siswa SMPN 1 Pasaman Tentang Bahaya Narkoba

 

PASAMAN BARAT Nusantara expos.com. – Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) Kabupaten Pasaman Barat terus menggalakkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Kali ini, GIAN Pasbar menggelar Sosialisasi Anti Narkoba dan Narkolema di SMPN 1 Pasaman, Kecamatan Pasaman, pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di masjid sekolah mulai pukul 08.00 WIB.

Turut hadir Pengurus DPD GIAN Pasaman Barat, majelis guru, serta seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Pasaman. Sosialisasi ini merupakan bentuk kerja sama antara pihak sekolah dengan GIAN Pasbar sebagai langkah nyata pencegahan dini terhadap bahaya narkotika dan dampak negatif media sosial di lingkungan pendidikan.

Ketua GIAN Pasaman Barat, Drs. Pramana Yose, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting di tengah maraknya peredaran narkoba yang kini menyasar usia sekolah.
“Kami ingin membentengi anak-anak kami dengan pengetahuan. Mereka harus tahu apa itu narkoba dan narkolema, apa dampaknya bagi kesehatan, masa depan, dan hukumnya. Pendidikan karakter dan pemahaman bahaya narkoba harus dimulai dari bangku sekolah agar anak-anak tidak terjerumus karena ketidaktahuan atau salah pergaulan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Elfizon Amir, Sp.PD., M.KM., FINASIM sebagai narasumber dari unsur kesehatan memaparkan dampak buruk narkoba bagi tubuh. Ia menjelaskan bahwa zat adiktif dapat merusak sistem kekebalan tubuh, otak, paru, jantung, serta organ vital lainnya apabila dikonsumsi secara terus-menerus. Kerusakan tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga mengganggu prestasi belajar dan masa depan anak.

Sekretaris GIAN Pasaman Barat, Junny Surya Nurma Dona, A.Md , juga memberikan materi khusus tentang narkolema atau “Narkoba Lewat Mata”. Ia menjelaskan bahwa paparan konten negatif seperti pornografi di media sosial termasuk kategori narkolema yang dapat merusak kesehatan mental dan fisik.
“Dampaknya sangat serius, mulai dari kerusakan organ, gangguan saraf, depresi, hingga dapat menyebabkan kematian. Kami mengingatkan anak-anak agar bijak menggunakan media sosial. Jangan mudah tergiur dan mengikuti ajakan terkait narkoba dan narkolema yang ada di internet karena itu bisa menjerumuskan,” tegasnya.

Para siswa terlihat sangat antusias dan aktif bertanya selama kegiatan berlangsung. Diharapkan melalui sosialisasi ini, siswa menjadi lebih paham tentang bahaya narkoba dan narkolema, mengetahui cara menolak ajakan negatif, serta lebih selektif dalam memilih teman dan konten di media sosial.

Kepala Sekolah SMPN 1 Pasaman dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini dan berharap seluruh siswa dapat menjadi DUTA ANTI NARKOBA.
“Kami berharap, setelah kegiatan ini siswa-siswa kami mampu menjadi pelopor dan mengajak teman, keluarga, serta masyarakat untuk menjauhi narkoba. Mari bersama-sama kita wujudkan SMPN 1 Pasaman sebagai sekolah BERSINAR- Bersih dari Narkoba,” ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan ikrar anti narkoba oleh seluruh peserta yang dipimpin oleh pengurus GIAN Pasbar, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

( Dona Nurdin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum