PASAMAN BARAT|Nusantara Expos.Com — 24 mei 2026 – MV Water Boom Sariak di Jorong Sariak, Nagari Sariak, Kecamatan Luhak Nan Duo ditutup sementara oleh Polres Pasaman Barat, Minggu (3/5/2026). Penutupan dilakukan usai seorang bocah perempuan berusia 7 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang khusus dewasa.
Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata membenarkan adanya insiden tersebut. “Kami langsung memasang garis polisi dan menghentikan operasional untuk kepentingan penyelidikan. Ini SOP kami bila ada korban jiwa di tempat umum,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Kronologi Singkat dan Langkah Polisi
Berdasarkan keterangan awal saksi, korban datang bersama keluarga dan diduga lepas pengawasan lalu masuk ke kolam dewasa sedalam 1,5 meter. Pengelola sempat memberi pertolongan pertama sebelum korban dilarikan ke klinik terdekat, namun nyawa korban tidak tertolong.
Iptu Agung menegaskan, pihaknya tengah mendalami ada tidaknya unsur kelalaian. “Kami periksa CCTV, mintai keterangan penjaga kolam, saksi mata, dan pihak keluarga. Semua kemungkinan kami dalami secara profesional,” jelasnya. Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan DPMPTSP Pasaman Barat untuk mengecek izin usaha serta standar keselamatan objek wisata tersebut.
Respons Pihak Pengelola
Manajemen MV Water Boom Sariak melalui juru bicaranya menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. “Kami sangat berduka. Kejadian ini di luar dugaan kami. Korban sudah kami tolong semampu kami dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan,” ucapnya saat ditemui di lokasi.
Pihak pengelola menyatakan siap kooperatif dengan penyelidikan kepolisian dan akan melakukan evaluasi total. “Kami akui masih ada kekurangan. Ke depan kami komitmen tambah penjaga kolam bersertifikat, perbaiki pagar pembatas, dan perjelas rambu kedalaman. Operasional akan kami hentikan sampai semua standar terpenuhi sesuai arahan polisi dan pemda,” tambahnya.
Keterangan Keluarga Korban
Pihak keluarga yang diwakili paman korban berharap kejadian serupa tidak terulang. “Kami ikhlas, ini musibah. Kami percaya polisi akan bekerja adil. Kami juga minta pengelola lebih ketat lagi jaganya, karena ini soal nyawa anak-anak,” tuturnya dengan suara bergetar.
Syarat Pembukaan Kembali
Polres Pasaman Barat menegaskan, Water Boom Sariak baru boleh beroperasi jika seluruh aspek keselamatan dipenuhi. Di antaranya penjaga kolam bersertifikat, pemisah kolam anak-dewasa yang jelas, papan peringatan, pelampung memadai, serta SOP tanggap darurat.
Dinas Pariwisata Pasaman Barat menyatakan akan melakukan audit ulang semua destinasi wisata air di wilayahnya. “Kami tidak ingin ada korban lagi. Semua pengelola wajib patuhi standar CHSE,” kata perwakilan dinas.
Hingga berita ini diturunkan, garis polisi masih terpasang dan proses penyelidikan terus berjalan. Polres Pasaman Barat mengimbau masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil resmi penyelidikan.
( DONA )

heigth 250>









