Pasaman Barat|Nusantara Expos.Com — Wujud teladan sinergi dan kebersamaan unsur pimpinan daerah ditunjukkan di Kabupaten Pasaman Barat. Kapolres Pasaman Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasaman Barat memimpin langsung pelepasan pawai obor dalam rangka malam takbiran Idul Adha 1447 H, Kamis (5/6/2025) malam.
Kegiatan syiar Islam tersebut dipusatkan di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat. Ratusan peserta dari remaja masjid, pelajar, santri, dan organisasi kepemudaan tampak antusias mengikuti pawai dengan membawa obor sambil mengumandangkan takbir, tahlil, dan tahmid.
Pelepasan dilakukan secara bersama oleh Kapolres Pasaman Barat, Bupati Pasaman Barat, Dandim 0305/Pasaman, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua DPRD, dan Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat. Kehadiran lengkap unsur Forkopimda menjadi bukti kuatnya komitmen pimpinan daerah dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memastikan kondusifitas wilayah.
Dalam amanatnya, Kapolres Pasaman Barat menegaskan bahwa kehadiran Forkopimda adalah bentuk pelayanan kepada umat. “Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan syiar Islam dengan khidmat, aman, dan tertib. Ini adalah wujud tanggung jawab kami sebagai pelayan dan pelindung masyarakat,” tegas Kapolres.
Bupati Pasaman Barat menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan keteladanan Forkopimda. “Inilah marwah Pasaman Barat. Pimpinan daerahnya solid, turun langsung ke tengah masyarakat, dan bersama-sama menjaga tradisi keagamaan. Kebersamaan ini modal utama membangun daerah yang aman dan religius,” ujar Bupati.
Rute pawai melintasi jalan protokol Simpang Empat dengan pengawalan personel gabungan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Masyarakat menyambut dengan antusias di sepanjang jalan yang dilalui peserta pawai.
Sebelum melepas rombongan, Kapolres berpesan agar peserta mengutamakan keselamatan, tidak menyalakan petasan, dan menjadikan momentum Idul Adha sebagai penguat persaudaraan. “Jaga Pasaman Barat tetap aman, damai, dan penuh keberkahan,” pesannya.
Kegiatan berakhir pukul 22.30 WIB dalam situasi aman, tertib, khidmat, dan kondusif. Antusiasme masyarakat menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat.
(Efrizal)

heigth 250>











