heigth 250>
Berita  

Pelaku Penyerangan Anggota Polisi di Operasi Narkoba Katingan Akhirnya Tertangkap

KATINGAN Nusantara Expos.com – Tim gabungan aparat kepolisian berhasil menangkap pria berinisial SA yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota polisi hingga menewaskan Aipda Yudhi Perdana Putra. Penangkapan dilakukan di sebuah lanting sedot emas di Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah, pada Jumat, 3 Juli 2026 sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat digerebek, SA tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Katingan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, terduga pelaku berinisial SA sudah kita amankan tanpa perlawanan di wilayah Katingan Tengah. Saat ini yang bersangkutan sedang diperiksa intensif oleh penyidik Satreskrim,” ungkap AKBP Dodik.

Ia menambahkan, penyidik masih terus mendalami peran SA dalam insiden berdarah yang terjadi saat pelaksanaan operasi pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Katingan beberapa waktu lalu.

KRONOLOGI SINGKAT

Insiden bermula saat tim gabungan dari Polres Katingan dan Polda Kalteng melakukan operasi pemberantasan narkoba di wilayah pedalaman Katingan. Saat melakukan penyergapan terhadap jaringan pengedar, tim mendapat perlawanan dari sekelompok orang bersenjata. Dalam peristiwa itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur setelah terkena senjata tajam. Beberapa anggota lain juga mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Budi Rachmat mengatakan, penyidikan terus dikembangkan dengan mengumpulkan alat bukti dan memeriksa para saksi.

“Kami berkomitmen mengusut tuntas kasus ini. Aipda Yudhi gugur saat menjalankan tugas negara. Ini adalah bentuk pengorbanan yang tidak akan kami lupakan,” tegas Kombes Budi.

Ia juga memastikan tim gabungan masih memburu terduga pelaku lain yang diduga ikut terlibat.

“Tidak ada tempat aman bagi pelaku. Kami akan kejar sampai tertangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” lanjutnya.

DUKA MENDALAM

Keluarga besar Polres Katingan menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Aipda Yudhi.

“Almarhum dikenal sebagai personel yang disiplin dan berdedikasi tinggi. Kami sekeluarga besar Polri kehilangan sosok Bhayangkara sejati,” ujar salah satu rekan korban.

Polda Kalteng menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan terhadap aparat. Proses hukum akan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

(Efrizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum