heigth 250>
Berita  

Astamaops Kapolri di POS Wesaput: Polri Hadir Bangun SDM Papua Melalui Pendidikan dan Seni

 

JAYAWIJAYA Nusantara expos.com. – Asisten Operasi Kapolri, Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, S.I.K., http://M.Si., menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir dan berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia di Tanah Papua. Penegasan itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Pusat Olah Seni (POS) Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Dalam kunjungan tersebut, Astamaops Kapolri didampingi jajaran Polda Papua menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada para pelajar di sekitar POS Wesaput. Bantuan berupa buku, alat tulis, tas, dan perlengkapan belajar lainnya ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan di wilayah pegunungan.

“Kami ingin memastikan adik-adik di Papua memiliki semangat yang sama untuk belajar. Bantuan kecil ini kami harap bisa menjadi penyemangat agar terus rajin sekolah, berprestasi, dan menggapai cita-cita setinggi-tingginya demi masa depan Papua yang lebih baik,” ujar Komjen Fadil Imran di hadapan para pelajar dan masyarakat.

Selain menyerahkan bantuan, Astamaops Kapolri juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ipda Jhon Stenly Rewang atas dedikasi dan inovasinya mendirikan Pusat Olah Seni Wesaput. POS Wesaput dinilai berhasil menjadi rumah kedua bagi anak-anak Papua untuk menyalurkan bakat di bidang seni, musik, tari, serta sebagai tempat pembinaan karakter dan disiplin.

“Pak Jhon Stenly telah menunjukkan bahwa dengan hati dan kepedulian, kita bisa membangun generasi. POS ini bukan hanya tempat belajar seni, tapi juga tempat membentuk karakter, menanamkan cinta tanah air, dan menjauhkan anak-anak dari hal-hal negatif,” ungkapnya.

Komjen Fadil Imran menambahkan, pendekatan melalui pendidikan, seni, budaya, dan pembinaan masyarakat merupakan strategi Polri dalam mendukung program pemerintah untuk memajukan Papua. Polri meyakini, investasi terbesar untuk Papua adalah investasi pada manusianya.

“Melalui pendidikan dan seni, kita ingin melahirkan generasi Papua yang unggul, berkarakter, cinta budaya, berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional, dan yang paling penting mampu menjadi pemimpin serta berkontribusi untuk pembangunan daerahnya sendiri,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Astamaops Kapolri berpesan agar sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat terus diperkuat. Ia berharap POS Wesaput dapat menjadi percontohan bagi daerah lain dalam membina generasi muda melalui pendekatan humanis.

( Efrizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum