heigth 250>
Berita  

DIDUGA REM BLONG, KECELAKAAN BERUNTUN DI LURAH BARANGIN BONJOL, 1 MOBIL TERJUN KE JURANG

_Nusantara expos.com – Pasaman, 3 Agustus 2026_

Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan Lurah Barangin, Nagari Lurah, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Minggu (02/08/2026) sekitar pukul 17.20 WIB. Peristiwa ini terekam warga dan videonya viral di media sosial, memicu keprihatinan masyarakat.

Kronologi: Benturan Keras, 1 Mobil Terjun ke Jurang
Berdasarkan informasi awal dari warga yang berada di lokasi, kecelakaan beruntun tersebut melibatkan beberapa kendaraan yang melintas dari arah Bonjol menuju Lubuk Sikaping.

Benturan keras terjadi di turunan tajam Lurah Barangin. Akibatnya, satu unit kendaraan dilaporkan terpental dan terjun ke jurang di sisi jalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Satlantas Polres Pasaman terkait jumlah pasti kendaraan yang terlibat serta data korban luka maupun korban jiwa. Proses evakuasi kendaraan yang masuk jurang masih dilakukan oleh petugas gabungan dibantu warga.

Diduga Rem Blong di Jalur Rawan
Informasi sementara menyebutkan kecelakaan diduga dipicu oleh salah satu kendaraan yang mengalami gagal fungsi pengereman atau rem blong saat melintasi turunan Lurah Barangin.

Kawasan Lurah Barangin memang dikenal sebagai jalur lintas Sumatera yang memiliki kontur jalan curam, berkelok, dan panjang. Jalur ini kerap menjadi titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan dengan muatan berat atau yang kurang melakukan pengecekan rem sebelum melintas.

“Kami sering lihat kejadian di sini. Apalagi kalau sore hari dan kendaraan tidak cek rem dulu, bahayo,” ujar salah seorang warga.

Warga Minta Perhatian Pihak Terkait
Merespons kejadian ini, warga meminta Satlantas Polres Pasaman, Dinas Perhubungan, dan BBPJN untuk meningkatkan faktor keselamatan di jalur tersebut.

Beberapa usulan warga antara lain penambahan rambu peringatan, jalur penyelamat, dan pos pemeriksaan kelayakan kendaraan di titik rawan sebelum turunan.

Pihak kepolisian mengimbau para pengendara, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk selalu memeriksa kondisi rem dan tidak memaksakan kendaraan melintas dalam kondisi tidak layak.

Hingga saat ini arus lalu lintas di lokasi dilaporkan sempat tersendat, namun kini sudah mulai kembali normal dengan pengalihan.

( Efrizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum