SIJUNJUNG, _Nusantara Expos.com_ –
Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini terasa berbeda.
Hari ini saya memutuskan untuk tidak berada di balik meja atau di lapangan kota. Saya memilih turun langsung, memimpin upacara bersama masyarakat di Nagari, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.
Begitu langkah pertama menginjakkan kaki di lapangan nagari, suasana yang saya rasakan langsung berbeda.
Di kota, upacara seringkali berjalan khidmat tapi kaku. Ia menjadi rutinitas, menjadi formalitas tahunan.
Tapi di Nagari ini, saya menyaksikan sesuatu yang lain. Saya merasakan MERAH PUTIH benar-benar dihargai. Dihormati bukan hanya dengan gerak, tapi dengan hati.
Sejak aba-aba pertama hingga lagu Indonesia Raya berkumandang, tidak ada yang bercanda. Semua berdiri tegak. Mata anak-anak, bapak-bapak, ninik mamak, hingga ibu-ibu berkaca-kaca.
Ada rasa kebersamaan yang menghangatkan. Ada rasa perjuangan para leluhur yang kembali terasa. Ada kekhidmatan yang jujur dan tulus. Sesuatu yang sulit saya temukan di tempat lain.
Saya bahagia. Saya bangga.
Bangga bisa berdiri di tengah masyarakat Kamang Baru yang nasionalismenya luar biasa. Yang masih menjaga nilai gotong royong, rasa hormat, dan cinta pada negeri ini dengan cara yang paling sederhana: menghormati bendera.
Momen seperti inilah yang mengingatkan kita, bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan di istana atau di pusat kota. Kemerdekaan hidup di nagari-nagari, di pelosok, di tengah masyarakat yang setia menjaga Merah Putih.
Semoga Merah Putih terus berkibar tinggi di langit Ranah Minang. Semoga semangat ini tidak pernah padam. Aamiin 🤲
( Efrizal )

heigth 250>











