heigth 250>
Berita  

FADLY AMRAN KERAHKAN SELURUH JAJARAN, PIMPIN LANGSUNG EVAKUASI BANJIR 15 TITIK DI PADANG

_Nusantara expos .com – Padang, 4 Agustus 2026_

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota Padang untuk bergerak cepat menangani banjir yang melanda 15 titik di Kota Padang, Senin (03/08/2026). Hujan dengan intensitas tinggi sejak pagi menyebabkan sejumlah wilayah terendam dan memutus akses jalan.

Tak hanya BPBD dan Damkar, seluruh Kepala OPD, Sekda, Camat, hingga Lurah diturunkan langsung ke lapangan untuk memastikan evakuasi warga berjalan efektif dan bantuan tersalurkan tepat sasaran.

Wali Kota, Wawali dan Sekda Turun ke 3 Titik Berbeda
Fadly Amran memimpin langsung proses evakuasi di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji yang merupakan salah satu titik terparah. Di lokasi, puluhan rumah terendam dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Sementara itu Wakil Wali Kota Maigus Nasir fokus menangani evakuasi di Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, dan Sekda Kota Padang Raju Minropa memimpin di kawasan ByPass yang menjadi jalur utama dan ikut terdampak.

Tim gabungan dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, KSB, dan relawan dikerahkan secara masif. Prioritas utama adalah mengevakuasi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas ke tempat yang lebih aman.

“Seluruh jajaran harus bergerak cepat dan saling berkoordinasi. Keselamatan warga adalah prioritas utama kita saat ini. Jangan ada yang tertinggal,” tegas Fadly di sela-sela mengevakuasi warga.

Dapur Umum, Logistik dan Posko Tanggap Darurat
Selain evakuasi, Pemko Padang bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Melalui Dinas Sosial dan Tagana, Pemko mendirikan dapur umum di beberapa titik pengungsian.

Untuk tahap awal telah disiapkan 200–500 nasi bungkus, dan dipesan tambahan sekitar 1.200 nasi bungkus untuk makan siang dan malam warga.

Bantuan logistik lain berupa selimut, pakaian layak pakai, tenda darurat, dan terpal juga mulai didistribusikan ke lokasi-lokasi pengungsian.

Untuk mempercepat koordinasi, Pemko Padang menetapkan Palanta Rumah Dinas Wali Kota sebagai Posko Tanggap Darurat Banjir. Posko ini berfungsi sebagai pusat komando untuk memantau kondisi, mengoordinasikan evakuasi, dan mendistribusikan bantuan.

Imbauan Waspada Hujan Susulan
Pemko Padang melalui BPBD terus memantau perkembangan debit air dan kondisi cuaca. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan banjir susulan, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor.

Warga juga diminta segera melapor ke RT/RW atau Posko jika membutuhkan bantuan evakuasi.

( Efrizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum