BITUNG – Rasa haru menyelimuti Kelurahan Makawidey Lingkungan I, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Senin (15/6/2026).
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., bersama Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., secara simbolis meletakkan batu pertama untuk pembangunan rumah layak huni bagi keluarga Suhadad Jokoh.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Kondisi rumah lama keluarga Suhadad yang berdinding tripleks dan hanya memiliki satu kamar untuk empat anggota keluarga menjadi alasan utama Polres Bitung turun tangan.
Lebih memprihatinkan lagi, istri pemilik rumah telah mengalami kebutaan permanen selama sepuluh tahun akibat komplikasi penyakit.
“Kami melihat kondisi keluarga ini sangat membutuhkan perhatian. Kami berinisiatif membangun rumah semi permanen agar mereka bisa hidup lebih nyaman dan memiliki harapan baru,” ujar AKBP Albert Zai saat memimpin peletakan batu pertama pukul 14.10 Wita.
Momen tersebut membawa tangis bahagia bagi sang penerima manfaat. Dengan mata berkaca-kaca, Michael Suhadad mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga.
Ia menceritakan betapa beratnya hidup bertahun-tahun dalam keterbatasan sebelum bantuan ini datang.
“Ketika mendapat kabar rumah kami akan dibedah oleh Polres Bitung, kami merasa seperti mendapat harapan baru. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ucap Michael
Istri Michael yang telah buta total selama satu dekade juga turut menyampaikan terima kasih. “Kami tidak pernah menyangka akan mendapatkan bantuan sebesar ini. Kiranya Tuhan membalas semua kebaikan Bapak Kapolres dan anggota Polres Bitung,” tuturnya penuh haru.
Kegiatan yang dihadiri pula oleh Wakapolres Bitung Kompol Daniel J.H. Korompis, para Kapolsek jajaran, serta Gembala KGPM Makawidey Pdt. Sisca Yunita Lambey ini berlangsung khidmat.
Doa peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Pdt. Sisca, menandai dimulainya pembangunan fisik rumah baru.
AKBP Albert Zai menekankan bahwa program bedah rumah ini bukan sekadar seremonial, melainkan tanggung jawab moral Polri sebagai sahabat masyarakat.
Selain bedah rumah, rangkaian HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Bitung juga mencakup bakti sosial, bakti religi, dan berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.
“Polri hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra kemanusiaan. Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan,” tegasnya.
Kegiatan berakhir pada pukul 14.40 Wita dalam suasana aman dan penuh kebersamaan. Program ini menegaskan semangat “Polri untuk Masyarakat” yang diterjemahkan melalui tindakan nyata, memberikan atap yang layak dan harapan yang segar bagi warga kurang mampu di Kota Bitung.

heigth 250>