heigth 250>
Berita  

LONGSOR DAN AIR BAH KEMBALI TERJANG NAGARI SUNGAI BATANG, AKSES JALAN BANINUNANG-JORONG TERPUTUS TOTAL

_Agam, 25 Juli 2026 – http://Nusantara expos.com_

 

Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali dilanda bencana. Akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Danau Maninjau pada Sabtu sore, 25 Juli 2026, terjadi longsor dan banjir bandang di wilayah tersebut.

Air bah dengan volume besar datang dari arah hulu dan langsung masuk ke permukiman warga. Arus deras tersebut membawa material lumpur, kayu, dan batu, sehingga membuat warga panik dan segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.

Peristiwa ini membuat masyarakat kembali harus menghadapi musibah yang sudah tidak terhitung berapa kali terjadi di nagari tersebut, terutama setiap memasuki musim penghujan.

Akses Jalan Terputus
Selain merendam rumah dan pekarangan warga, derasnya aliran air juga mengakibatkan akses jalan dari Baninunang menuju Jorong Nagari untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan Material longsor dan luapan air menutup badan jalan sepenuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas bersama masyarakat masih berupaya melakukan pembersihan. Warga yang hendak melintas diminta untuk mencari jalur alternatif dan berhati-hati.

Doa dan Imbauan Kewaspadaan
Mari kita bersama-sama mendoakan masyarakat Nagari Sungai Batang agar selalu diberikan kesabaran, kekuatan, kesehatan, dan keselamatan dalam menghadapi cobaan ini.

Semoga masyarakat yang terdampak selalu berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan ketabahan dan keikhlasan untuk melewati setiap ujian, serta semoga musibah seperti ini tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Kepada seluruh masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana, terutama di sekitar lereng bukit dan bantaran sungai di kawasan Danau Maninjau, diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. Segera evakuasi ke tempat yang lebih aman jika hujan deras turun dalam waktu lama atau muncul tanda-tanda seperti air sungai keruh dan suara gemuruh dari arah hulu.

Pemerintah nagari dan BPBD Kabupaten Agam juga diharapkan segera melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

( Efrizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum