heigth 250>

Rekor Lap GT3 Dipertanyakan, Verstappen Sakit Hati

Maro Engel dan Laurens Vanthoor mempertanyakan rekor lap Max Verstappen dalam tes GT3 di Nordschleife. Hal ini membuat juara bertahan F1 tersebut jengkel19/5/2025 Nusantar Expos.

!

 

Nusantara Expos (sumber Motor sport) tgl19/5/202

Jelang F1 GP Emilia-Romagna tersiar kabar jika Max Verstappen telah membuat rekor putaran Nurburgring Nordschleife kala mengemudi Ferrari GT3 sepekan sebelumnya. Respons yang muncul perpaduan antara keheranan dan keraguan.

Gagasan bahwa seseorang dapat muncul begitu saja dan langsung melampaui semua veteran Nurburgring tampaknya sulit dipercaya oleh banyak orang, dan memicu debat di media sosial.

 

“Jadi, ini adalah kisah Franz Hermann. Di mana faktanya? Saya hanya melihat berita utama di media,” cuit pembalap Porsche World Endurance Championship (WEC), Laurens Vanthoor.

 

Pembalap DTM, Maro Engel, nimbrung di media sosial, dengan menyebutkan bahwa Verstappen seharusnya membalap dengan setelan Balance of Performance (BoP) DTM. Ini termasuk bobot yang lebih ringan, ketinggian mobil yang lebih rendah, dan tenaga yang lebih besar daripada yang dibutuhkan Ferrari 296 GT3-nya untuk mengikuti balapan resmi Nurburgring Endurance Series.

 

Hari uji coba ini merupakan bagian dari persiapan untuk salah satu balapan tersebut, yang berlangsung akhir pekan lalu, tetapi tes itu sendiri tidak memerlukan penyesuaian teknis.Verstappen menanggapi Engel di X, “Salah. Jangan menyebarkan sesuatu jika Anda tidak tahu bagaimana mobil disiapkan dan pengaturan mesin kami. Mengapa saya bergabung dengan hari uji coba NLS dengan BOP yang salah?”

 

Engel menjawab, “Sepertinya obrolan di paddock tidak tepat saat itu.”

Pada Sabtu malam di Imola, Verstappen secara terbuka mengakui bahwa cuitan Engel telah menyakitinya. “Itu adalah komentar yang bodoh. Saya pergi ke sana untuk bersenang-senang dan hanya mengendarai mobil. Saya (berada) di sana untuk belajar,” ia mengungkapkan.

 

“Kemudian catatan waktu itu muncul, dan seolah-olah pembalap lain merasa diserang. Saya hanya bersenang-senang, dan kemudian Anda mendapatkan komentar yang tidak perlu, yang menurut saya sama sekali tidak ada gunanya.”

 

Biasanya, Verstappen menjelaskan, hal-hal seperti itu tidak akan mengganggunya. Namun dalam kasus Engel, hal itu terjadi

“Saya mengenalnya. Jadi ya, kemudian saya berpikir, ‘Mungkin lebih baik tidak mengatakan apa-apa’. Tapi saya kebetulan menemukannya di feed saya. Biasanya Anda tidak melihat itu, tetapi saya telah bertemu dengannya beberapa kali di Monako. Saya sangat menghormati semua orang di dunia GT3, dan kemudian saya berpikir, ‘Ini tidak perlu terjadi.’,” lanjutnya.

 

Rekor lap resmi NLS adalah 7 menit 49,578 detik, yang dicetak pada November 2022 oleh Christian Krognes dengan BMW M4 GT3. Verstappen dilaporkan memecahkan rekor ini dengan mudah.

 

Saksi mata melaporkan bahwa bintang Formula 1 itu pada suatu saat melakukan gerakan menyalip yang spektakuler di sisi luar tikungan Hatzenbach sehingga “hampir sulit dipercaya” bahwa ia menggunakan BoP NLS resmi..

David Perel, yang juga berpartisipasi dalam tes dengan Ferrari 296 GT3, berbagi di media sosial bahwa ia telah mengikuti “Franz” selama beberapa putaran. Dia mencatat bahwa pilot Red Bull F1 bisa “menjadi pembalap yang hebat jika dia menganggapnya serius”, tetapi segera menambahkan: “Tetapi juga… dia memiliki banyak tenaga dan kecepatan tertinggi.”

Bagi Verstappen, komentar semacam itu dianggap sebagai penghinaan terhadap harga dirinya. Ketika ditanya di Imola apakah benar ia lebih cepat dari rekor lap, kekasih Kelly Piquet itu hanya menjawab, “Benar, ya. Tentu saja (memakai BoP NLS resmi). Jika tidak, akan sedikit konyol untuk mengemudi di sana.

Jurg Flach, direktur teknis dan manajer operasi di EFR, menggambarkan kecepatan Verstappen di pagi hari sebagai “luar biasa”, dan menambahkan bahwa pada sore hari ia “sedikit lebih lambat – mungkin karena lalu lintas”.

 

Flach secara eksplisit mengkonfirmasi bahwa Verstappen menggunakan “persis” pengaturan BoP yang ditentukan untuk akhir pekan balapan NLS. Mengenai muatan bahan bakar, ia menyebutkan bahwa ada “jumlah yang cukup banyak” di dalam tangki karena “kami tidak pernah kehabisan bahan bakar.” Dipercaya bahwa ada sekitar 60 hingga 70 kilogram bahan bakar di dalamnya.

Engel, dalam sebuah panggilan telepon dengan publikasi, Motorsport-Total.com, menyindir, “Max dipersilakan untuk datang ke balapan dan membuktikannya dalam kondisi balapan yang sebenarnya.”

Meskipun belum pernah mengemudikan mobil secara fisik di Nordschleife sebelumnya, juara F1 empat kali tersebut telah mengenal lintasan tersebut dari simulator.

 

“Saya telah melakukan ribuan putaran di sana,” ungkap pembalap 27 tahun tersebut. “Jadi bagi saya, ketika saya tiba di sana secara nyata, saya lebih mengetahui tingkat cengkeramannya. Anda tahu, aspal baru di beberapa tempat. Kemudian, tingkat cengkeraman mobil. Tentu saja ada beberapa penghalang di sana-sini yang dimodifikasi sedikit.”

Ini juga bukan tes pertama Verstappen dengan Ferrari EFR. Pada 2023, ia pernah melakukan uji coba untuk tim di Mugello.

 

“Dia masuk ke dalam mobil dan langsung cepat,” kenang Flach. “Satu putaran untuk merasakannya, dan kemudian dia pergi. Ketika Anda melihatnya, tak heran jika ia sudah menjadi juara dunia empat kali. Cara dia mencatatkan waktu sangat mengesankan.”

Nurburgring 24 Hours, yang merupakan puncak dari seri NLS, merupakan salah satu balapan yang menjadi target utama Verstappen. “Ya, saya ingin melakukannya di masa depan. Itulah mengapa saya melakukan semua hal ini untuk mempersiapkan diri. Anda tahu, mendapatkan sedikit pengalaman. Jadi Anda tidak perlu melakukan hal itu di masa depan,” pungkasnya.

 

Bos tim Red Bull, Christian Horner, menegaskan di Imola bahwa fokus Verstappen harus tetap pada pekerjaan utamanya meskipun ada kegiatan seperti itu. Pembalap andalannya juga mengatakan di Italia bahwa meninggalkan Red Bull pada 2026 adalah bukan tujuan saat ini.

 

 

 

 

 

Penulis: Pimpinan Redaksi MuchlisEditor: Muchlis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum