heigth 250>
Berita  

Perkuat Ekonomi Biru, Sampang Dapat Rp3,3 Miliar untuk Bangun 3 Kampung Nelayan Merah Putih di Pesisir Utara & Selatan

SAMPANG | Nusantara Expos.Com  – Sektor kelautan dan perikanan Kabupaten Sampang kembali mendapat angin segar. Pemerintah Kabupaten Sampang berhasil mengamankan alokasi program strategis nasional berupa pembangunan tiga unit Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk tahun anggaran 2026.

Program ini digulirkan dengan total anggaran pusat sebesar Rp3,3 miliar. Ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi biru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Pulau Madura.

Tiga Titik Strategis: Dari Pesisir Utara hingga Selatan Sampang

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sampang, Fajar Sidiq, merinci tiga desa yang terpilih menjadi lokasi pembangunan KNMP. Pemilihan ini berdasarkan potensi perikanan, jumlah nelayan, dan hasil survei kelayakan oleh tim KKP.

Tiga desa tersebut adalah:

1. Desa Jetrah, Kecamatan Banyuates – mewakili pesisir Utara Sampang

2. Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah – kawasan pesisir Barat dengan aktivitas nelayan tinggi

3. Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong – pintu gerbang pesisir Selatan yang dekat dengan akses transportasi

“Alhamdulillah, ketiga lokasi ini sudah lolos survei dan verifikasi dari Kementerian. Saat ini kami sudah masuk tahap sosialisasi kepada kelompok nelayan dan perangkat desa penerima manfaat,” jelas Fajar, Selasa (30/6/2026).

Lebih dari Sekadar Bangunan Fisik

Pembangunan KNMP di Sampang merupakan bagian dari target nasional KKP untuk membenahi 1.386 kampung nelayan di seluruh Indonesia sepanjang 2026.

Namun, program ini tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur saja. Konsep KNMP adalah membangun ekosistem. Mulai dari dermaga, tempat pelelangan ikan, cold storage, hingga sentra pengolahan hasil laut.

Tujuannya adalah menciptakan kawasan pesisir yang modern, tertata, bersih, sehat, dan memiliki daya saing. Dengan begitu, nelayan tidak hanya menjual ikan segar, tetapi juga bisa melakukan hilirisasi produk untuk nilai jual lebih tinggi.

Kunci Keberlanjutan: Diserahkan ke Koperasi Desa Merah Putih

Agar program tidak berhenti setelah bangunan selesai, KKP dan Pemkab Sampang sepakat pengelolaan KNMP akan diserahkan sepenuhnya kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Melalui koperasi, nelayan akan didampingi dalam hal manajemen usaha, akses permodalan, pemasaran digital, hingga pelatihan peningkatan SDM.

“Kami ingin KNMP ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di pesisir. Harapannya muncul wirausaha baru dari kalangan nelayan dan istri nelayan. Ini akan berdampak langsung pada pengurangan kemiskinan dan pengangguran di desa,” tegas Fajar.

Harapan: Nelayan Sampang Naik Kelas

Fajar berharap, dengan adanya KNMP, terjadi transformasi besar bagi nelayan Sampang. Dari nelayan yang hanya mengandalkan tangkapan, menjadi pelaku usaha perikanan yang mandiri dan modern.

“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini kami harapkan mampu menciptakan sistem ekonomi nelayan yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan. Nelayan Sampang harus naik kelas,” pungkasnya.

Mengenal Kampung Nelayan Merah Putih

KNMP adalah program prioritas KKP untuk menata ulang kawasan pesisir Indonesia. Program ini mengintegrasikan seluruh rantai pasok perikanan dari hulu ke hilir dalam satu kawasan. Seluruh kegiatan akan dikelola secara profesional, partisipatif, dan akuntabel oleh masyarakat setempat.

Dengan dukungan program ini, Pemkab Sampang optimis dapat menjadikan wilayah pesisir sebagai motor penggerak ekonomi baru Madura.

( Efrizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum