_Nusantara expos.com – Pasaman Barat, 29 Juli 2026_
Jaringan peredaran narkotika antar provinsi kembali diputus. Tim gabungan Ditresnarkoba Polda Sumatera Barat dan Polsek Ranah Batahan Polres Pasaman Barat berhasil membekuk seorang pria berinisial JA (46) yang diduga sebagai kurir ganja kering.
Penangkapan berlangsung dramatis di depan Mako Polsek Ranah Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa dini hari (28/7/2026) sekitar pukul 00.05 WIB.
Berawal dari Laporan Masyarakat
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto,S.Ik., M.H mengatakan penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya terkait jaringan peredaran ganja lintas provinsi.
“Berawal dari informasi masyarakat, kami mendapat laporan adanya pendistribusian ganja kering dari wilayah Payakumbuh, Sumatera Utara menuju Kota Bukittinggi melalui jalur lintas Ujung Gading, Pasaman Barat,” ungkap AKBP Agung.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Khusus Ditresnarkoba Polda Sumbar langsung melakukan pemantauan dan penyisiran di titik-titik rawan perlintasan di Kabupaten Pasaman Barat sejak Sabtu, 25 Juli 2026.
Pembuntutan 3 Hari Berbuah Hasil
Upaya pemantauan selama 3 hari itu akhirnya membuahkan hasil. Pada Selasa (28/7) sekitar pukul 00.02 WIB, tim mencurigai sebuah mobil Suzuki APV warna merah Nopol B 1119 VKY yang melintas memasuki wilayah Pasaman Barat.
“Tim langsung melakukan pembuntutan yang di-backup personel Polres Pasaman Barat. Mobil tersebut berhasil kami hentikan tepat di depan Mako Polsek Ranah Batahan,” jelas Kapolres.
30 Paket Ganja Kering Diamankan
Saat dilakukan penggeledahan, petugas terkejut menemukan barang bukti dalam jumlah besar. Di dalam mobil tersebut terdapat 2 karung berisi 27 paket ganja kering dan 1 plastik hitam berisi 3 paket ganja kering*. Total 30 paket ganja kering siap edar berhasil disita.
Berdasarkan keterangan awal, JA mengaku hanya bertugas sebagai kurir dan menerima upah dari pengiriman barang haram tersebut. Ganja itu rencananya akan diedarkan di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.
Kini terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Sumatera Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Perbatasan Diperketat
Kapolres menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan di wilayah perbatasan, khususnya pintu masuk ke Sumatera Barat, sebagai upaya memutus mata rantai peredaran narkoba.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Karena narkotika adalah musuh kita bersama yang harus kita perangi,” pungkas AKBP Agung.
( Efrizal )

heigth 250>











