heigth 250>
Berita  

Tegaskan Komitmen Anti Narkoba dari Hulu, Kejari Pasbar Gelar Tes Urine Massal: Seluruh Jaksa dan Pegawai Dinyatakan Bersih, Siap Jadi Garda Terdepan Berantas Narkotika

Pasaman Barat|Nusantara Expos.Com – Kejaksaan Negeri Pasaman Barat membuktikan komitmen pemberantasan narkoba dimulai dari internal institusi. Seluruh jajaran mulai dari Kepala Kejaksaan Negeri, para Kasi, Jaksa Fungsional, hingga staf Tata Usaha menjalani pemeriksaan urine massal di Aula Kantor Kejari Pasbar, Selasa 23/6/2026.

Kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif ini dilaksanakan bekerja sama dengan tim medis RSUD Pasaman Barat. Sejak pagi, satu per satu pegawai melakukan registrasi dengan mengisi formulir pemeriksaan, dilanjutkan pengambilan sampel urine di bilik yang telah disediakan. Seluruh proses pengujian dilakukan petugas kesehatan secara profesional dan sesuai Standar Operasional Prosedur Kemenkes RI.

Bersihkan Internal, Tegakkan Marwah Adhyaksa

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat menegaskan bahwa tes urine dadakan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata pengawasan melekat dan implementasi Instruksi Jaksa Agung RI tentang pencegahan narkoba di lingkungan Kejaksaan.

“Bagaimana kita bisa menuntut masyarakat bersih dari narkoba kalau aparat penegak hukumnya sendiri tidak bersih? Tes urine ini adalah ikhtiar kami menjaga marwah institusi. Alhamdulillah, seluruh pegawai Kejari Pasbar dinyatakan negatif dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” tegas Kajari di sela kegiatan.

Menurutnya, integritas adalah napas utama insan Adhyaksa. Karena itu, Kejari Pasbar menerapkan _zero tolerance_ terhadap narkoba. Pegawai yang terbukti menyalahgunakan narkotika akan ditindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan, tanpa pandang bulu.

Dukung Penuh Program P4GN Kejaksaan RI

Kasi Intelijen Kejari Pasbar menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari aksi nyata mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digalakkan Kejaksaan Agung RI.

“Ini juga sebagai _early warning system_. Deteksi dini penting agar kita bisa mencegah sejak awal. Kejaksaan sebagai _dominus litis_ harus memberi contoh. Lingkungan kerja yang bersih akan melahirkan kinerja penuntutan yang bersih pula,” jelasnya.

Pihak RSUD Pasbar yang terlibat mengapresiasi langkah proaktif Kejari Pasbar. “Sinergi seperti ini sangat penting. Kolaborasi antar instansi adalah kunci memutus mata rantai narkoba di Pasaman Barat,” ujar perwakilan tim medis RSUD.

Hasil Negatif, Komitmen Dijaga

Dari total 47 pegawai yang mengikuti tes urine, seluruhnya menunjukkan hasil negatif. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai itu berjalan tertib, aman, lancar, dan transparan.

Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Pasaman Barat berharap seluruh pegawai semakin meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan integritas. Sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memberantas narkotika, baik di internal Kejaksaan maupun di tengah masyarakat Kabupaten Pasaman Barat.

Kejari Pasbar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

( Efrizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum