Payakumbuh|Nusantara Expos.Com – Dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota menggelar kegiatan Lomba Tahfiz Surah Yasin, Asmaul Husna, dan Qasidah Rebana antarkelompok Yasin se-Kota Payakumbuh.
Kegiatan Islami ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman di Lapangan Basket Gelanggang, Sabtu, 27 Juni 2026.
Acara pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh, Ketua MUI Kota Payakumbuh, Camat, Lurah, tokoh agama, serta ratusan peserta dari majelis taklim dan kelompok Yasin se-Kota Payakumbuh.
Wujud Komitmen Pemko Wujudkan Kota Religius
Wakil Wali Kota Elzadaswarman dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program nyata Pemerintah Kota Payakumbuh untuk memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh dan Bapak Wali Kota, saya mengapresiasi inisiatif luar biasa ini. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menjadikan Payakumbuh sebagai Kota yang Berbudaya, Sejahtera, dan Religius,” tegas Wawako.
Menurutnya, lomba Tahfiz Surah Yasin dan Asmaul Husna bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi ibu-ibu terhadap Al-Qur’an. Sementara lomba Qasidah Rebana menjadi upaya Pemko dalam melestarikan seni Islami khas Minangkabau.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap silaturahmi antar kelompok Yasin semakin erat, dan semangat untuk memakmurkan masjid serta majelis taklim di Kota Payakumbuh semakin meningkat di tahun baru Hijriah ini,” tambah Elzadaswarman.
Tiga Cabang Lomba, Ratusan Peserta
Lomba yang digelar selama satu hari ini mempertandingkan tiga cabang. Pertama, Tahfiz Surah Yasin. Kedua, Tahfiz Asmaul Husna. Ketiga, Qasidah Rebana antarkelompok Yasin.
Panitia mencatat lebih dari 30 kelompok Yasin dari seluruh kecamatan turut berpartisipasi. Dewan juri yang dihadirkan merupakan para hafidz, qori, dan seniman Qasidah yang kompeten di bidangnya.
Suasana Lapangan Basket Gelanggang sejak pagi dipenuhi lantunan ayat suci dan tabuhan rebana, menciptakan atmosfer religius yang kental di Kota Randang.
Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap momentum 1 Muharram 1448 H menjadi titik tolak untuk semakin menguatkan syiar Islam dan ukhuwah di seluruh lapisan masyarakat.
( Efrizal )

heigth 250>











