heigth 250>
Berita  

ANGGOTA PKJR “ANAK TIKUNGAN” GUGUR SAAT BANTU TRUK DI SITINJAU LAUIK

Solok | Nusantara Expos.Com  – Jalur ekstrem Sitinjau Lauik kembali berduka. Seorang relawan kemanusiaan dari Paguyuban Keluarga Jalan Raya (PKJR) yang akrab disapa “anak tikungan”, *Muhammad Fajri (32)*, meninggal dunia saat membantu pengendara di kawasan tersebut.

Insiden terjadi di Panorama II, Sitinjau Lauik, pada Kamis malam, 2 Juli 2026. Saat itu almarhum bersama tim PKJR sedang berupaya mengevakuasi sebuah truk tangki bermuatan Crude Palm Oil (CPO) yang tidak kuat menanjak. Truk tersebut diketahui melaju dari arah Padang menuju Solok dengan muatan berat.

Di tengah proses bantuan, truk tiba-tiba mundur tanpa kendali. Karena bobot muatan yang berat, kendaraan oleng dan terjun ke dalam jurang sedalam kurang lebih 50 meter.

Muhammad Fajri yang berada di lokasi kejadian ikut terseret dan terjepit badan truk. Tim gabungan PKJR dan warga segera melakukan evakuasi, namun nyawa almarhum tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Almarhum dikenal luas di kalangan pengendara sebagai sosok yang ringan tangan. Julukan “anak tikungan” bukan tanpa alasan. Hampir setiap hari Fajri standby di tikungan-tikungan rawan Sitinjau Lauik untuk membantu mengatur lalu lintas, mendorong kendaraan mogok, dan menolong korban kecelakaan tanpa mengharap imbalan.

“Kami kehilangan pejuang terbaik. Almarhum ikhlas mengabdikan diri untuk keselamatan pengguna jalan Sitinjau Lauik,” ujar salah satu rekan PKJR.

Kejadian ini juga menjadi pengingat betapa berbahayanya jalur Sitinjau Lauik, terutama bagi kendaraan besar dengan muatan berat. Pengguna jalan diimbau untuk ekstra hati-hati dan memastikan kondisi kendaraan prima sebelum melintas.

Kami segenap keluarga besar turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum Muhammad Fajri husnul khatimah, diampuni dosanya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan kekuatan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

( Efrizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum