heigth 250>
Berita  

Di Bawah Terik Matahari: Gerakan 6 Suku LUKI Tagih Janji KAN, Desak Armansyah Datuk Gadang Hadir Sekarang Juga!

PADANG,Nusantara Expos.Com – Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan kembali menjadi pusat perhatian pada Senin, 29/6/2026. Ratusan massa dari Gerakan 6 Suku Peduli Nagari Lubuk Kilangan (LUKI) memadati halaman kantor sejak pagi buta, tepat pukul 09.00 WIB.

Aksi ini adalah babak lanjutan dari perjuangan panjang masyarakat adat. Mereka datang bukan untuk ricuh, tapi untuk menagih satu hal: Janji.

Kronologi: Dari Kesepakatan 25 Juni Hingga Ultimatum Hari Ini

Semua bermula pada Rabu, 25 Juni 2026. Saat itu terjadi pertemuan alot antara perwakilan Gerakan 6 Suku dengan pengurus KAN Lubuk Kilangan. Pertemuan yang difasilitasi tokoh masyarakat itu berakhir dengan satu poin kesepakatan penting.

Pihak KAN berjanji secara lisan dan tertulis akan menghadirkan Armansyah Datuk Gadang pada Senin, 29 Juni 2026 pukul 09.00 WIB. Tujuannya jelas: duduk bersama, mendengar, dan menindaklanjuti seluruh tuntutan yang diajukan Gerakan 6 Suku.

“Empat hari kami tunggu. Hari ini adalah batas waktu yang kami sepakati bersama. Tidak ada alasan untuk ingkar,” kata Koordinator Aksi Gerakan 6 Suku, dengan suara lantang di depan massa.

Suasana di Lokasi: Tegang Tapi Tertib

Di bawah terik matahari Padang, massa aksi duduk bersila sambil membentangkan spanduk bertuliskan `Tepati Janji KAN!` dan `Hadirkan Datuk Gadang Sekarang!`. Orasi bergantian menggema, namun tetap dalam koridor tertib. Aparat Polsek Lubuk Kilangan dan Babinsa terlihat melakukan pengamanan persuasif di sekitar lokasi.

“Kami anak nagari. Kami datang dengan marwah. Kami tidak akan merusak rumah kita sendiri. Tapi kami juga tidak akan mundur selangkah pun sebelum tuntutan kami dijawab,” ujar salah satu tokoh pemuda 6 Suku.

Inti Tuntutan: Mengembalikan Marwah Nagari LUKI

Gerakan 6 Suku menegaskan, aksi ini murni demi kepentingan Nagari. Ada tiga pilar utama yang mereka perjuangkan:

1. Keadilan Adat: Menuntut penghormatan terhadap lembaga dan nilai-nilai adat yang selama ini dinilai terpinggirkan.

2. Transparansi Nagari: Mendesak keterbukaan informasi terkait pengelolaan aset dan anggaran nagari kepada seluruh anak nagari.

3. Kedaulatan Nagari: Menuntut agar kedaulatan dan kehormatan Nagari Lubuk Kilangan dikembalikan sepenuhnya kepada masyarakat adat, bukan segelintir pihak.

Kehadiran Armansyah Datuk Gadang disebut menjadi simbol dibukanya pintu dialog yang selama ini tertutup.

Ultimatum dan Janji Kawal Sampai Tuntas

Gerakan 6 Suku memberikan ultimatum. Jika hari ini janji tidak ditepati, maka mereka akan meningkatkan eskalasi aksi dengan cara-cara konstitusional dan adat yang lebih besar.

“Kami beri waktu hari ini. Jika tidak ada Armansyah Datuk Gadang, maka jangan salahkan kami jika nagari ini bergemuruh lebih besar lagi. Tapi kami berharap akal sehat menang,” tegasnya.

Perwakilan Gerakan juga berjanji akan mengupdate setiap perkembangan hasil pertemuan hari ini secara transparan kepada seluruh masyarakat melalui media dan corong-corong perjuangan mereka.

Kini, seluruh mata masyarakat Nagari Lubuk Kilangan tertuju pada Kantor KAN. Pertanyaannya satu: Apakah janji akan ditepati, atau justru dikhianati .

( Amin s.sos. )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum