Dokumentasi : Gelear perkara Langsung Oleh Kapolrestabes Medan kombes pol.Dr Gidion Arif setiawan S.I.K.S.M.Hum di damping kapolsek sunggal kompol bambang G Hutabarat S.H.M.H Bersama kanit Rekrim AKP Budiman Simanjuntak SE.MH.
Nusantara Expos.com
Medan- komplotan Begal Sadis Yang Kerap Beraksi dilintasan Medan -Binjai diamank oleh polsek sunggal 5 orang postif Narkoba. 5 tersangaka yang diamanakan yakini berinisial ASG 20 tahun,MRF 21 tahun,MH 18 tahun , RA 18 tahun dan BD 19 tahun
Kasus tindakan pidana pencurian degan kekerasan pada tanggal 29/7/2025 jalan Medan binjai sunggal deli serdang pada hari selasa.
Komplotan begal sadis telah beraksi 4 loaksi berbeda aksi dilakukan tanpa ada Rasa kasihan terhadap korban bahkan mereka tengah melukai korban demi mendapatkan harta benda.
Hal ini di ungkap langsung oleh kapolrestabes Medan pada gelar kasus tindak pidana pencuria dengan kekerasan kombes pol Dr Digion Arif .setiawan S.I.K.S.H.M. Hum.didampingi kapolsek sunggal Kompol Bambang G Hutabarat S.H.M.H bersama kanit reskrim AKP. Budiman simanjuntak .
Dari hasil introgasi modus Mereka menggunakn senjata tajam dan paling terakhir mereka beraksi pada tanggal 10 juli samapai korban bernama gilang terjatuh dan pingsan pada pukul 02.00 wib dan 4 peristiwa mereka melakukan jam 2 pagi hingga jam04.00 wib pagi hingga jam 05.00 wib pada jam-jam lewat tengah malam dan hasil tes urine positif semuanya pakai ekstasi” ungkap kaporestabes Medan
Saat memgagalkan pelaku begal yang sedang memburu masangnya saat melintas di kawasan Medan- binjai
Dilakukan penagkapan Reskrim sunggal cukup menarik kita melakukan patroli pereventif straight dengan sasatar! Dengan menghentikan potensi tindak pidana saat patroli melintas di daerah sini ada sepeda motor spacy dan TSK membawah sajam ditaruh sajam itu dengan diapit lalu di hentikan anggota dan di periksa setelaj di konfirmasi ada kecocokan oleh rekamn CCTV kita Meyakinkan dia bagian dari pelaku yang melakukan begal di binjai”jelaskan kombes pol Dr digion Arif setyawan
Barang bukti yang disita adalah 1unit sepeda motor merek honda vario 125cc warna Merah tanpa plat( milik korban Mihammad Giliang)

heigth 250>














