heigth 250>
Berita  

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Aceh Tengah Haili Yoga dan Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar atas upaya mereka menangani bencana di daerah masing-masing.

 

NUSANTARA EXPOS.COM

ACEH

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Aceh Tengah Haili Yoga dan Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar atas upaya mereka menangani bencana di daerah masing-masing. Hal itu disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) bersama kementerian dan lembaga di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025) malam.

Dalam ratas tersebut, Prabowo melakukan panggilan video dengan kedua bupati. Meski sambungan beberapa kali tersendat, ia tetap menyampaikan dukungannya.
“Terima kasih pengabdianmu, tabah selalu. Saya akan berusaha nengok kalian kesempatan pertama ya,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan kembali niatnya untuk datang langsung ke Aceh Tengah dan Bener Meriah.
“Saya datang, saya mau nengok kalian, saya mau lihat muka-muka kalian. Terima kasih,” ucapnya.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, merespons penuh optimisme.
“Kita kuat, Pak Presiden. Kita tunggu di Aceh Tengah, Pak,” katanya.

Sindiran untuk Bupati Aceh Selatan

Namun suasana ratas mendadak mengeras ketika Prabowo menyinggung kepala daerah yang dinilai tidak hadir pada saat genting. Sorotan publik sebelumnya memang mengarah kepada Bupati Aceh Selatan, Mirwan, yang disebut pergi umrah tanpa izin di tengah banjir bandang.

Prabowo awalnya mengapresiasi kehadiran para kepala daerah, lalu menyampaikan pesan tegas:
“Kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan, terutama saat bencana.”

Setelah itu, ia melontarkan sindiran keras mengenai kepala daerah yang meninggalkan tugas saat warganya dilanda bencana. Ia juga meminta Mendagri Tito Karnavian mengambil tindakan.
“Itu kalau tentara namanya desersi. Dalam keadaan bahaya, meninggalkan anak buah, waduh… itu enggak bisa. Saya enggak mau tanya partai mana. Sudah kau pecat?” sentil Prabowo.

Pernyataan Prabowo tersebut sontak menguatkan persepsi publik bahwa pemerintah pusat meminta disiplin penuh dari seluruh kepala daerah dalam menangani krisis yang terjadi di Aceh dan Sumatera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->