Satgas Anti Premanisme Sikat Jukir Liar dan Pungli di Manukan, Wali Kota Eri: Langsung Tangkap
Petugas gabungan saat melakukan operasi penertiban jukir liar .
nusantaraexpos.com
Surabaya – Pemkot Surabaya bersama Satgas Anti Premanisme menggelar operasi penertiban juru parkir (jukir) liar dan aksi pungutan liar (pungli) di kawasan Manukan. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk respon cepat atas gempuran laporan warga melalui hotline Lapor Cak Eri.
Dalam operasi tersebut, sejumlah jukir liar yang kedapatan menarik uang tunai secara ilegal langsung diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian.
Operasi gabungan itu menyasar titik-titik krusial yang kerap dikeluhkan warga. Mulai dari pelataran minimarket, gerai ATM, kawasan pertokoan, hingga lapak pedagang kaki lima (PKL). Selain menindak praktik parkir liar, petugas juga menindaklanjuti laporan mengenai jukir yang tidak memiliki identitas resmi, tidak menggunakan atribut sesuai ketentuan, hingga dugaan pungutan liar berupa uang kebersihan kepada para PKL.
Melalui sambungan telepon saat operasi berlangsung, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik parkir liar maupun pungutan liar yang merugikan masyarakat.
“Kalau itu jukir liar, saya perintahkan tangkap. Proses secara hukum. Jangan lagi ditolerir, langsung ditangkap,” tegas Eri, Jumat (24/7/2026).
Lebih lanjut, Wali Kota Eri juga memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya untuk segera mencopot petugas parkir resmi yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan, seperti tidak mengenakan rompi, tanda pengenal (KTA), maupun atribut resmi lainnya.
“Kalau ada jukir resmi tetapi tidak memakai rompi, tidak memakai identitas resmi, langsung copot dan ganti,” ujarnya.
Tak hanya itu, orang nomor satu di Pemkot Surabaya ini meminta agar dugaan keterlibatan oknum aparatur dalam praktik pungutan liar juga ditindak tegas.
“Kalau memang ada oknum yang membekingi atau melakukan pungli, berikan sanksi paling berat. Kalau terbukti pungli, pecat,” tegasnya.
Kepala Dishub Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo membeberkan salah satu temuan mencolok di Jalan Manukan Tama. Petugas mendapati oknum warga yang nekat memungut uang parkir di minimarket, padahal lokasi tersebut telah memiliki jukir resmi dan parkirnya digratiskan.
“Kami menemukan ada oknum warga yang menerima uang parkir, padahal jukir resminya sudah menginformasikan bahwa parkir di lokasi tersebut gratis. Yang bersangkutan langsung kami amankan dan kami serahkan ke Samapta Polrestabes Surabaya karena termasuk jukir liar,” kata Trio.
YOK/NING

heigth 250>












