heigth 250>
Berita  

Sijago Merah Lahap 3 Ruko di Pasaman Barat, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Pasaman Barat|Nusantara Expos.Com — Senin, 18 Mei 2026 Si jago merah kembali mengamuk di Kabupaten Pasaman Barat. Tiga unit rumah toko (ruko) di Jorong Simpang Empat, Kenagarian Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi Senin malam, 18 Mei 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta. Seluruh bangunan kayu dan barang dagangan di dalam ruko hangus tak tersisa.

Api Muncul dari Lantai Dua, Cepat Membesar

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kobaran api pertama kali terlihat membesar dari lantai dua salah satu ruko. Diduga kuat, kebakaran dipicu korsleting atau hubungan pendek arus listrik.

Kondisi bangunan yang sebagian besar masih menggunakan material kayu membuat api cepat menjalar. Dalam hitungan menit, kobaran api melahap seluruh fisik bangunan dan isi toko tanpa sempat diselamatkan oleh pemilik maupun warga sekitar.

“Kami hanya bisa melihat api membesar. Tidak sempat menyelamatkan barang dagangan karena apinya terlalu cepat,” ujar salah satu saksi di lokasi.

Identitas Korban dan Saksi

Tiga ruko yang terbakar diketahui milik dan disewa oleh warga setempat:

1. Ibu Jasmanidar (63), pemilik usaha salon kecantikan.

2. Bapak Misran (58), penyewa toko pakaian dan jilbab.

Sementara itu, dua warga yang menjadi saksi kejadian adalah *Ibu Ermailis (50)*, ibu rumah tangga, dan *Indah (14)*, pelajar. Keduanya merupakan warga Jorong Simpang Empat, Kenagarian Lingkuang Aua.

Damkar Pasbar Bergerak Cepat

Tim Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pasaman Barat segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api merembet ke bangunan sekitar.

“Petugas langsung turun ke lokasi dan melakukan pemadaman. Langkah pengamanan area serta penyelidikan lebih lanjut saat ini sedang berlangsung,” demikian laporan Satpol PP dan Damkar Pasbar, Senin malam 19/5/2026 pukul 01.02 WIB.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama akibat instalasi listrik yang tidak standar. Pemeriksaan berkala disarankan dilakukan untuk mencegah musibah serupa terulang.

Kasus ini menambah daftar panjang kebakaran akibat korsleting listrik di wilayah Pasaman Barat. Masyarakat diharapkan segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

(Dona)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum