Aksi Protes Warga: Pohon Pisang Ditanam di Tengah Jalan Nasional Desa Lubuk Suli yang Rusak Parah
KERINCI — Kerusakan parah menghantam akses jalan nasional yang melintasi Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci. Badan jalan vital tersebut kini dipenuhi lubang menganga yang mengancam keselamatan para pengguna jalan, khususnya anak-anak sekolah yang melintas setiap hari serta warga yang menuju Pasar Sungai Penuh dari arah Belui.
Sebagai bentuk frustrasi sekaligus peringatan bahaya bagi para pengendara, warga setempat menggelar aksi protes unik namun tegas. Mereka menanam beberapa batang pohon pisang tepat di tengah badan jalan yang berlubang.
Langkah ini diambil karena keresahan masyarakat yang merasa keselamatan mereka terus terabaikan saat melintasi jalur utama perekonomian antarwilayah tersebut.
Kondisi jalan makin membahayakan saat curah hujan tinggi membasahi wilayah Kerinci.
Lubang-lubang besar dan dalam seketika tertutup genangan air, berubah menjadi jebakan samar yang tak terlihat oleh pengemudi sepeda motor maupun mobil. Situasi ini acap kali memicu kecelakaan lalu lintas, mulai dari pengendara yang terperosok hingga terjatuh dari kendaraannya.
Jalur ini memiliki peran sentral bagi mobilitas warga sehari-hari. Selain menghubungkan permukiman dengan fasilitas publik, jalan tersebut menjadi urat nadi distribusi hasil bumi dan akses menuju pusat perdagangan di Pasar Sungai Penuh. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut tak hanya mengancam nyawa, tetapi juga memperlambat laju ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat setempat.
Melihat kondisi yang kian memprihatinkan, masyarakat Desa Lubuk Suli mendesak Pemerintah Kabupaten Kerinci, Pemerintah Provinsi Jambi, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) baik di tingkat daerah maupun provinsi untuk segera turun tangan. Warga meminta adanya tindakan nyata berupa perbaikan permanen dan pengaspalan ulang, bukan sekadar penambalan sementara yang mudah rusak kembali.
Masyarakat berharap pihak berwenang dapat memberikan perhatian serius dan respons cepat terhadap pembenahan infrastruktur ini. Mereka menegaskan bahwa perbaikan jalan harus segera direalisasikan sebelum ada korban jiwa yang melayang akibat kecelakaan fatal di jalur tersebut.
(Barta)

heigth 250>








