heigth 250>
Berita  

POLSEK TALAMAU GANDENG PELAJAR TANAM RATUSAN MAHONI DI KAMPUNG RAWAN LONGSOR PASANGGIANG

 

PASAMAN BARAT, Nusantara expos.com. – Memasuki musim penghujan, ancaman bencana tanah longsor dan banjir di wilayah Pasaman Barat kembali menjadi perhatian. Sebagai langkah preventif, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Talamau menggelar aksi nyata peduli lingkungan dengan menanam ratusan bibit pohon mahoni di Kampung Pasanggiang, Jorong Perhimpunan, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional “Polri Peduli Lingkungan” sekaligus bentuk komitmen Polsek Talamau dalam upaya mitigasi bencana secara konkret di wilayah rawan bencana.

Pilih Titik Rawan, Fokus di Bukit dan DAS
Penanaman dipimpin langsung oleh Kapolsek Talamau IPTU Fifriki Candra, S.H., M.H. Lokasi yang dipilih bukanlah sembarang tempat. Kampung Pasanggiang merupakan salah satu kawasan perbukitan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang rawan erosi dan longsor saat curah hujan tinggi.

“Penanaman pohon keras seperti mahoni ini kita fokuskan di lereng bukit dan bantaran sungai. Akarnya yang kuat bisa mengikat tanah, sehingga bisa meminimalisir risiko longsor dan erosi,” jelas IPTU Fifriki Candra di sela-sela kegiatan.

Edukasi Sadar Bencana, Ajak Masyarakat Tanam Kembali
Selain melakukan penanaman fisik, Polsek Talamau juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat. Bersama unsur Muspika dan penyuluh dari instansi kehutanan, warga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan dan tidak membuka lahan secara sembarangan.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Talamau untuk menghidupkan kembali budaya menanam pohon. Kelestarian hutan adalah kunci utama mencegah bencana musiman seperti banjir dan tanah longsor yang sering melanda wilayah Talu,” tegas Kapolsek.

Libatkan Pelajar, Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini
Yang membuat kegiatan ini berbeda adalah pelibatan aktif generasi muda. Polsek Talamau sengaja mengundang perwakilan pelajar dari MAN 4 Pasaman Barat, SMKN 1 Talamau, dan MAM Talu untuk turun langsung ke lapangan dan menanam pohon bersama anggota Polri.

Kehadiran para pelajar ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan cinta terhadap lingkungan sejak usia dini.

“Adik-adik pelajar ini adalah penerus bangsa. Kalau dari sekarang mereka sudah terbiasa peduli lingkungan, maka 10-20 tahun ke depan Pasaman Barat akan punya penjaga alam yang hebat,” ujar IPTU Fifriki.

Salah seorang pelajar dari SMKN 1 Talamau mengaku senang bisa ikut serta. “Tadi kami belajar cara tanam yang benar. Ternyata menanam pohon itu penting banget ya Pak, biar kampung kita nggak banjir dan longsor,” katanya.

Didukung Penuh, Kegiatan Berjalan Kondusif
Aksi penghijauan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh personel Polsek Talamau, Ketua PABPDSI Talamau Ajumril, Kepala Jorong Perhimpunan, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Media Talamau.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sebanyak lebih dari 200 bibit pohon mahoni berhasil ditanam di sepanjang lereng dan bantaran DAS Kampung Pasanggiang.

Kapolsek berharap, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Ia mengajak seluruh elemen untuk menjadikan penanaman pohon sebagai budaya dan gerakan bersama demi Pasaman Barat yang aman dari bencana.

“Menanam pohon hari ini, sama dengan kita menyelamatkan anak cucu kita dari bencana di masa depan,” tutupnya.

( Efrizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum