SOLOK Nusantara Expos.com.– Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menunjukkan perhatian serius terhadap pemulihan ekonomi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Dalam kunjungan kerjanya, Jumat (25/9/2026), Wapres meminta agar warga korban bencana yang memiliki tanggungan cicilan perbankan diberikan keringanan melalui skema restrukturisasi kredit.
Hal tersebut disampaikan Wapres Gibran saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, serta dalam rapat koordinasi penanganan bencana yang digelar di halaman Kantor Bupati Solok.
Di hadapan Bupati Solok Jon Firman Pandu dan jajaran Forkopimda, Wapres menekankan pentingnya pendataan yang akurat dan detail terkait warga terdampak, khususnya yang tercatat sebagai nasabah bank, baik bank BUMN, bank daerah, maupun lembaga pembiayaan lainnya.
Menurutnya, beban cicilan di tengah kondisi kehilangan harta benda dan mata pencaharian akibat banjir bandang akan sangat memberatkan masyarakat. Oleh karena itu, intervensi pemerintah melalui kebijakan restrukturisasi dinilai sangat mendesak.
Skema tersebut diharapkan dapat memberikan ruang napas bagi warga untuk bangkit kembali tanpa terbebani kewajiban angsuran yang menumpuk.
“Dulu ketika mengunjungi NTT saya juga menyampaikan hal yang sama. Sehingga nanti warga yang memiliki cicilan ada keringanan-keringanan, dengan skema restructuring. Jadi tidak memberatkan,” ujar Wapres Gibran.
Wapres juga meminta pemerintah daerah untuk segera berkoordinasi dengan pihak perbankan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar kebijakan tersebut dapat segera direalisasikan dan tepat sasaran.
Kunjungan Wapres Gibran ke Solok ini menjadi bukti komitmen pemerintah pusat untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, tidak hanya dalam penanganan darurat bencana, tetapi juga dalam pemulihan ekonomi jangka panjang.
_Efrizal_

heigth 250>











