heigth 250>

Bertindak Selaku Pembina Upacara, Kapolres Pasaman Barat Beri Arahan Penting Kepada Ratusan Murid SMA N 1 Pasaman

 

PASAMAN BARAT, Nusantara Expos.com – Upaya pencegahan kenakalan remaja dan pembentukan karakter generasi muda terus digencarkan Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat. Senin pagi, 19 Oktober 2026, Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., hadir langsung sebagai Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Pasaman, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.

Kehadiran orang nomor satu di Polres Pasaman Barat tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri untuk dekat dengan dunia pendidikan. Upacara bendera mingguan yang biasanya dipimpin kepala sekolah, kali ini terasa berbeda dan penuh khidmat.

Upacara dimulai tepat pukul 07.20 WIB. Ratusan siswa-siswi kelas X, XI, XII, beserta dewan guru dan staf Tata Usaha SMA N 1 Pasaman berbaris rapi di lapangan sekolah.

Kapolres Pasaman Barat tidak sendiri. Ia didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat, di antaranya Kabag SDM Kompol Tarpi Niswar, Kasat Binmas Iptu Zulfi, KBO Satlantas Ipda Nelfides, serta personel Bhabinkamtibmas dan Humas Polres Pasaman Barat.

Dalam amanatnya yang berlangsung sekitar 20 menit, AKBP Agung Tribawanto menyampaikan empat pesan kamtibmas yang sangat relevan dengan kondisi pelajar saat ini.

POIN PERTAMA: SOROTI TERTIB BERLALU LINTAS DI KALANGAN PELAJAR

Kapolres menyoroti masih tingginya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pelajar. Ia menyebut masih banyak siswa yang nekat membawa sepeda motor ke sekolah padahal belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak menggunakan helm SNI, spion tidak lengkap, hingga menggunakan knalpot brong yang sangat mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga.

“Kami mengajak seluruh siswa dan siswi SMA N 1 Pasaman untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Kami di lapangan masih mendapati cukup banyak pelajar yang membawa kendaraan tanpa melengkapi SIM, tidak mengindahkan kelengkapan keselamatan, hingga menggunakan knalpot brong. Ingatlah, aturan lalu lintas itu dibuat bukan untuk menyusahkan, tapi demi keselamatan adik-adik sendiri di jalan raya,” tegas AKBP Agung Tribawanto di hadapan ratusan siswa.

Ia juga mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk turut mengawasi. Jangan biarkan anak yang belum cukup umur membawa kendaraan bermotor.

POIN KEDUA: PERINGATAN KERAS SOAL JUDI, BALAP LIAR DAN TAWURAN

Pada poin kedua, Kapolres memberikan peringatan keras terkait potensi tindak pidana yang kerap menjerat remaja. Seperti praktik perjudian konvensional maupun judi online, aksi balap liar yang membahayakan nyawa, hingga tawuran antar pelajar.

Menurutnya, tindakan impulsif di usia remaja bisa berdampak fatal dan menghancurkan masa depan.

“Hindari seluruh perbuatan yang mengarah pada tindak pidana, baik itu judi, balap liar, maupun tawuran. Sekali adik-adik terjerat kasus hukum, catatan kepolisian akan melekat seumur hidup. Masa depan yang sedang dipupuk dengan susah payah bisa hancur seketika. Jangan biarkan emosi sesaat atau pergaulan yang salah merusak cita-cita yang sudah kalian impikan sejak kecil,” lanjutnya menekankan.

POIN KETIGA: AJAK BIJAK BERMEDIA SOSIAL

Di era digital saat ini, AKBP Agung juga menyoroti penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Ia membeberkan maraknya kasus penipuan daring (online fraud), judi online, pinjaman online ilegal, hingga penyebaran konten pornografi dan hoax yang banyak menargetkan usia remaja.

“Media sosial itu seperti dua sisi mata pisau. Jika tidak digunakan secara bijak, kalian bisa dengan mudah menjadi korban penipuan, terjerat judi online, atau terpapar konten tak layak yang merusak moral. Saya minta, saring sebelum sharing. Gunakan internet dan media sosial untuk hal-hal positif yang mendukung prestasi belajar kalian,” imbau Kapolres.

POIN KEEMPAT: KUNCI SUKSES ADALAH HORMAT KEPADA GURU DAN ORANG TUA

Menutup amanatnya, AKBP Agung Tribawanto berpesan dengan nada haru agar para pelajar selalu menjunjung tinggi rasa hormat, patuh dan bakti kepada para guru di sekolah serta orang tua di rumah. Menurutnya, keberkahan ilmu dan restu orang tua adalah pondasi utama meraih kesuksesan.

“Kunci utama untuk meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang adalah rasa hormat dan patuh kepada guru serta orang tua. Tanpa restu dan bimbingan mereka, tidak ada masa depan indah yang bisa dicapai. Hormati gurumu, sayangi orang tuamu. Jadilah kebanggaan bagi keluarga dan sekolah ini,” pungkasnya.

Kegiatan upacara bendera dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas tersebut berakhir sekitar pukul 08.00 WIB. Keseluruhan rangkaian acara berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Kepala Sekolah SMA N 1 Pasaman mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Pasaman Barat yang telah bersedia menjadi pembina upacara dan memberikan motivasi langsung kepada siswa.

Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan untuk membentengi siswa dari pengaruh negatif.

_Efrizal_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum