PASAMAN, Nusantara http://Expos.com – Ketua Umum Aliansi Media Nasional (AMAN), M. Batubara angkat bicara dan mengecam keras dugaan aksi kekerasan brutal terhadap wartawan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan langsung dari Kantor Bareskrim Media Group, Pasaman, Sumatera Barat, Kamis (01/10/2026).
Kasus kekerasan ini menimpa Fredi, wartawan http://Linteranews.com, saat sedang menjalankan tugas jurnalistik meliput antrean panjang BBM subsidi di SPBU Padang Alipan, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, pada Kamis (24/9/2026).
Korban yang sedang mengambil gambar di area publik diduga dipanggil, diintimidasi, dikepung sekitar 10 orang yang diduga mafia pelangsir BBM, hingga ditendang dari belakang saat masih di atas motor. Kasus ini telah dilaporkan resmi ke Polres Palopo.
M. Batubara menegaskan, tindakan tersebut adalah bentuk penghalang-halangan kerja jurnalistik dan melanggar UU Pers No. 40 Tahun 1999.
> “Wartawan harus dilindungi, jangan biarkan mereka yang berjuang demi masyarakat malah mendapat perlakuan tidak adil,” tegas M. Batubara.
Ketum AMAN mendesak tiga hal:
1. Minta Polisi Segera Proses Pelaku
Desak Kapolres Palopo tangkap dan proses hukum para pelaku tanpa pandang bulu.
2. Jaga Kebebasan Pers dan Lindungi Jurnalis
Wartawan dilindungi undang-undang, jangan biarkan premanisme merajalela.
3. Kejadian Ini Jangan Sampai Terulang!
Usut tuntas dugaan praktik mafia BBM subsidi di SPBU Padang Alipan Palopo.
Menurut M. Batubara, jika keberatan dengan pemberitaan, tempuh mekanisme hak jawab dan Dewan Pers, bukan dengan kekerasan.
_Efrizal_

heigth 250>









