MEDAN — SUMATERA UTARA
Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPPOLRI) bersama Korps SIBHARA melakukan kunjungan ke Sanggar Kesenian Kuda Lumping Satrio Singo Lodaya di wilayah Polonia, Medan. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan pelaku seni dan tokoh masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting tentang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menerapkan pola hidup sehat, serta menjauhi bahaya penyalahgunaan narkoba.
Ketua PD KBPPPOLRI, Dra. Helen Lumbang Gaol, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan melestarikan kesenian tradisional kuda lumping sebagai warisan budaya bangsa, tetapi juga mendorong generasi muda agar terlibat dalam kegiatan positif. Menurutnya, sanggar seni dapat menjadi wadah pembinaan karakter, memperkuat kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab kepada para anggotanya.
Dalam penyampaiannya, Helen mengajak seluruh pengurus sanggar, para pelaku seni, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi lingkungan agar tetap aman dan kondusif. Ia menekankan pentingnya peran keluarga, lingkungan pendidikan, komunitas seni, serta organisasi kemasyarakatan dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai dampak buruk narkoba yang dapat merusak masa depan.
Sementara itu, Syahrul, tokoh masyarakat di Polonia, menyambut baik kunjungan KBPPPOLRI dan Korps SIBHARA ke Sanggar Kesenian Kuda Lumping Satrio Singo Lodaya. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam kegiatan sosial dan budaya sangat penting untuk memperkuat persatuan warga, membangun kepedulian terhadap lingkungan, serta mencegah berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam generasi muda.
Syahrul juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat, pemuda, dan para pelaku seni tradisional. Melalui kebersamaan dan komunikasi yang baik, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap keamanan lingkungan, menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara KBPPPOLRI, Korps SIBHARA, pengelola Sanggar Satrio Singo Lodaya, dan tokoh masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang harmonis. Pelestarian seni budaya diharapkan berjalan beriringan dengan pembinaan generasi muda, sehingga kesenian kuda lumping tidak hanya menjadi hiburan dan kebanggaan masyarakat, tetapi juga sarana menyampaikan pesan-pesan positif bagi kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, KBPPPOLRI dan Korps SIBHARA mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mewujudkan Kota Medan yang aman, sehat, bersih, tertib, dan bebas dari narkoba. Semangat gotong royong, kepedulian sosial, pelestarian budaya, dan perlindungan generasi muda diharapkan menjadi komitmen bersama demi terciptanya lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat saat ini dan masa depan.
Redaksi

heigth 250>











