heigth 250>

Bamus Nagari Diminta Jaga Netralitas di Tengah Ramainya Isu Pilwana di Medsos

 

LINGKUANG AUA BARAT, http://NusantaraExpos.com — Menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Lingkuang Aua Barat, perhatian masyarakat terhadap netralitas lembaga nagari semakin tinggi. Apalagi di tengah derasnya arus informasi di media sosial.

Baru-baru ini beredar unggahan foto yang menampilkan dua orang anggota Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Lingkuang Aua Barat berinisial ER dan AR. Karena keduanya merupakan unsur kelembagaan nagari, foto tersebut memicu beragam komentar dan persepsi di masyarakat.

Namun, sebuah foto tidak serta-merta bisa dijadikan bukti adanya keberpihakan politik. Konteks, waktu, tujuan kegiatan, serta keterangan dari pihak terkait perlu menjadi pertimbangan sebelum menarik kesimpulan.

Jaga Marwah Lembaga

Bamus sebagai lembaga permusyawaratan nagari memiliki peran strategis dalam pemerintahan dan kehidupan masyarakat. Karena itu, setiap anggotanya dituntut untuk bersikap objektif, profesional, dan menghindari tindakan yang dapat menimbulkan kesan keberpihakan kepada salah satu calon.

Di era digital saat ini, satu unggahan bisa cepat menyebar dan menimbulkan banyak tafsir. Karena itu, klarifikasi yang terbuka dan proporsional dinilai penting untuk meluruskan informasi agar tidak menimbulkan kegaduhan.

Imbauan kepada Masyarakat

Masyarakat juga diminta bijak dalam menyikapi informasi di media sosial. Jangan mudah percaya atau menyebarkan narasi hanya berdasarkan potongan foto atau video tanpa memahami konteks utuhnya.

“Netralitas bukan hanya soal pribadi, tapi menyangkut kepercayaan publik terhadap lembaga nagari. Mari kita jaga bersama,” ujar salah seorang ninik mamak di Lingkuang Aua Barat.

Seluruh unsur yang terlibat dalam Pilwana diharapkan mengutamakan kepentingan masyarakat dan nagari di atas kepentingan kelompok maupun politik praktis.

Pilwana Badunsanak

Demokrasi memang tentang perbedaan pilihan. Namun perbedaan itu tidak boleh merusak persaudaraan.

Pilwana harus menjadi momentum memilih pemimpin terbaik, sekaligus menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan nagari.

Pilwana Badunsanak bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga menjaga marwah Nagari Lingkuang Aua Barat.

Mari bersama wujudkan Pilwana yang jujur, adil, aman, damai, dan bermartabat.

Berbeda pilihan boleh, berselisih jangan. Pilih dengan hati, jaga nagari dengan akal.

_Efrizal_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum