“VIRAL” KEPSEK SDN 27 BANYUASIN I DISEBUT MINTA BERITA DIHAPUS, WARTAWAN SOROT PERNYATAAN SOAL “KERABAT DI KEPOLISIAN”
BANYUASIN — Nusantara Expos.Com
Polemik pemasangan conblock di halaman SDN 27 Banyuasin I, Desa Duren Ijo Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi sorotan setelah muncul dugaan permintaan agar pemberitaan mengenai pekerjaan tersebut dihapus.
Persoalan bermula ketika awak media melakukan penelusuran dan meminta informasi mengenai pekerjaan pemasangan conblock di lingkungan sekolah. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah belum terlihatnya papan informasi pekerjaan di lokasi, sehingga sumber dana, nilai pekerjaan, pelaksana, serta keterangan lainnya belum diketahui secara terbuka.
KRONOLOGI
Setelah pemberitaan mengenai pekerjaan tersebut diterbitkan, seorang pihak yang disebut sebagai utusan Kepala Sekolah diduga menghubungi wartawan dan meminta agar berita dihapus.
Ketika dilakukan konfirmasi lebih lanjut kepada Kepala SDN 27 Banyuasin I, wartawan memperoleh pernyataan yang kemudian menjadi perhatian.
“Aku tidak galak ngomong dulur aku wartawan, dulur aku polisi. Aku tidak galak banyak rasaan.”
Pernyataan tersebut, menurut wartawan yang melakukan konfirmasi, menimbulkan kesan tidak nyaman dan pertanyaan mengenai maksud penyebutan kerabat yang bekerja sebagai polisi ketika wartawan sedang menjalankan tugas jurnalistik.
Namun demikian, redaksi tidak menyimpulkan bahwa pernyataan tersebut merupakan bentuk intimidasi sebelum adanya pemeriksaan atau klarifikasi lebih lanjut. Redaksi menyampaikan peristiwa tersebut sebagai bagian dari fakta komunikasi yang perlu dijelaskan kepada publik.
SOAL KONFIRMASI DAN KORWIL
Dalam komunikasi yang berlangsung, wartawan juga memperoleh informasi bahwa pemberitaan mengenai sekolah diminta terlebih dahulu dikonfirmasikan kepada Koordinator Wilayah (Korwil).
Atas hal tersebut, muncul pertanyaan mengenai dasar atau ketentuan yang mewajibkan wartawan memperoleh persetujuan atau izin dari pihak tertentu sebelum menerbitkan berita.
Redaksi menilai proses konfirmasi merupakan bagian penting dalam kerja jurnalistik. Namun, konfirmasi berbeda dengan meminta izin untuk menerbitkan sebuah berita.
PUBLIK BERHAK MENGETAHUI PENGELOLAAN DANA
Pemasangan fasilitas di lingkungan sekolah yang menggunakan anggaran pemerintah atau sumber dana publik pada prinsipnya perlu dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
Sejumlah pertanyaan yang perlu dijelaskan antara lain:
1. Apa sumber dana pemasangan conblock tersebut?
2. Berapa nilai pekerjaan dan anggarannya?
3. Siapa pelaksana pekerjaan?
4. Apakah pekerjaan tersebut tercatat dalam sistem pengadaan pemerintah apabila memang menggunakan mekanisme pengadaan?
5. Mengapa informasi mengenai pekerjaan tidak terlihat pada lokasi?
6. Bagaimana spesifikasi dan hasil pekerjaan tersebut?
Pertanyaan tersebut disampaikan bukan sebagai kesimpulan adanya penyimpangan, melainkan sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi yang lengkap dan berimbang.
KEMERDEKAAN PERS
Kerja jurnalistik pada dasarnya membutuhkan kebebasan untuk mencari, memperoleh, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Karena itu, setiap bentuk komunikasi antara pihak sekolah dan wartawan seharusnya dilakukan secara terbuka dan profesional, terutama ketika menyangkut penggunaan anggaran publik.
Penyebutan adanya hubungan keluarga dengan aparat penegak hukum juga perlu dijelaskan konteksnya agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat.
PERTANYAAN YANG MASIH MENUNGGU JAWABAN
Ada sejumlah pertanyaan yang masih menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait:
1. Dari mana sumber dana pemasangan conblock di SDN 27 Banyuasin I?
2. Berapa nilai anggaran pekerjaan tersebut?
3. Siapa pelaksana pekerjaan?
4. Mengapa papan atau informasi pekerjaan tidak terlihat di lokasi?
5. Apakah benar ada permintaan agar berita mengenai pekerjaan tersebut dihapus?
6. Apa maksud pernyataan mengenai adanya kerabat yang bekerja sebagai polisi?
7. Apa dasar permintaan agar pemberitaan mengenai sekolah terlebih dahulu dikonfirmasikan kepada Korwil?
REDAKSI MEMBUKA RUANG KLARIFIKASI
Nusantara Expos.Com menegaskan bahwa pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk memberikan vonis atau menyimpulkan adanya pelanggaran oleh pihak sekolah.
Redaksi masih membuka ruang seluas-luasnya bagi Kepala SDN 27 Banyuasin I, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin, Korwil, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.
Apabila terdapat data, dokumen, atau penjelasan yang berbeda dengan informasi dalam pemberitaan ini, redaksi siap memuatnya secara proporsional sesuai prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik.
Transparansi dan keterbukaan informasi di lingkungan sekolah merupakan hal penting agar tidak menimbulkan dugaan maupun spekulasi di tengah masyarakat.
Nusantara Expos.Com akan terus melakukan penelusuran dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait sebelum menyimpulkan persoalan tersebut.
Reporter: DONY, S.H.
Wartawan Nasional
Media Nusantara Expos.Com

heigth 250>












