PADANG,Nusantara Expos.com – Suasana depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang memanas, Senin (5/10/2026). Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sumatera Barat mengepung dan menggelar aksi unjuk rasa.
Aksi ini digelar sebagai bentuk protes keras atas dugaan peredaran narkotika, lemahnya pengawasan petugas, serta carut-marut tata kelola Lapas Kelas IIA Padang.
Dalam orasinya, massa mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk segera mencopot Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Padang.
SEMMI Sumbar menilai, pencopotan Kalapas harus dilakukan sebagai bentuk evaluasi dan tanggung jawab atas mencuatnya dugaan peredaran narkoba di dalam Lapas yang seharusnya menjadi tempat pembinaan.
Tak hanya itu, SEMMI Sumbar juga melayangkan 10 tuntutan lengkap:
1. Mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mencopot Kalapas Kelas IIA Padang.
2. Memeriksa dan mengevaluasi pihak-pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat.
3. Membuka investigasi menyeluruh dan transparan untuk mengungkap dugaan masuk dan beredarnya narkotika di Lapas.
4.Memeriksa seluruh petugas terkait dugaan keterlibatan, pembiaran maupun penyalahgunaan wewenang.
5. Memperketat pengawasan keluar-masuk orang dan barang, termasuk paket dan barang bawaan.
6. Memperketat pengawasan sarana komunikasi warga binaan dan menindak penggunaan alat komunikasi ilegal.
7.Memperkuat program pembinaan dan rehabilitasi bagi warga binaan kasus narkotika.
8. Membuka informasi hasil pemeriksaan dan penindakan dugaan pelanggaran narkotika di Lapas kepada publik.
9. Memberikan perlindungan terhadap pihak yang mengungkap dugaan peredaran narkotika dan memastikan tidak ada intimidasi.
10.Melakukan evaluasi dan pengawasan berkala terhadap sistem keamanan dan pembinaan Lapas dengan melibatkan pengawasan publik.
_Efrizal_

heigth 250>











