Dinas PUPR Kabupaten Kerinci Mulai Lakukan Pematokan, Warga Sambut Baik Persiapan Perbaikan Jalan Belui–Koto Lanang
KERINCI — Angin segar berhembus bagi masyarakat Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci. Penantian panjang warga terhadap perbaikan ruas Jalan Belui–Koto Lanang akhirnya mulai menampakkan titik terang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci secara resmi mulai melakukan kegiatan pematokan di lapangan sebagai tahapan awal persiapan penanganan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas warga setempat.
Langkah awal ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat sekitar. Pasalnya, kondisi ruas jalan tersebut telah lama dikeluhkan akibat kerusakannya yang dinilai menghambat aktivitas harian, mulai dari kegiatan anak-anak sekolah, distribusi hasil pertanian, hingga mobilitas umum antar-desa. Kehadiran petugas PUPR di lapangan untuk melakukan pengukuran dan pematokan menandakan bahwa realisasi perbaikan fisik kini sudah semakin dekat.
Tinjauan Langsung Wakil Ketua DPRD Kerinci
Tidak hanya dihadiri oleh jajaran teknis Dinas PUPR, proses peninjauan dan persiapan awal pematokan jalan ini juga didampingi secara langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, dr. Surmila Apri Yulisa. Kehadiran pimpinan DPRD di tengah-tengah masyarakat dan tim teknis ini merupakan bentuk komitmen nyata lembaga legislatif dalam mengawal aspirasi warga, khususnya terkait pembangunan infrastruktur dasar yang mendesak.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Surmila Apri Yulisa menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Kabupaten Kerinci yang bergerak cepat menanggapi usulan dan keluhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa perbaikan Jalan Belui–Koto Lanang merupakan salah satu skala prioritas yang memang harus segera direalisasikan demi kepentingan publik.
”Kami memahami betul bagaimana kerinduan masyarakat terhadap infrastruktur jalan yang layak. Jalan ini memegang peranan krusial bagi konektivitas warga Desa Belui dan Koto Lanang. Oleh karena itu, kami di DPRD akan terus mengawal proses ini agar tahapan demi tahapan berjalan lancar hingga tuntas,” ujar dr. Surmila di sela-sela peninjauan.
Harapan Baru untuk Peningkatan Ekonomi dan Aksesibilitas
Ruas Jalan Belui–Koto Lanang selama ini dikenal sebagai jalur vital bagi masyarakat Kecamatan Depati Tujuh. Keterbatasan kondisi jalan yang rusak di beberapa titik sering kali dikeluhkan pengendara, terutama saat musim penghujan tiba di mana badan jalan menjadi licin dan berlubang. Dengan dimulainya tahapan pematokan ini, warga berharap proses lelang hingga pengerjaan fisik dapat segera dimulai tanpa kendala berarti.
Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR menargetkan agar tahapan persiapan ini dapat segera rampung sehingga pengerjaan konstruksi bisa langsung dieksekusi sesuai denganRencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Dengan diperbaikinya akses jalan ini, diharapkan roda perekonomian masyarakat setempat dapat berputar lebih cepat. Biaya distribusi hasil bumi dan komoditas pertanian warga diprediksi akan menjadi lebih efisien, serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna jalan yang melintas setiap harinya. Masyarakat Desa Belui dan Koto Lanang kini tinggal menunggu waktu hingga jalan impian mereka resmi dibangun dan dapat dinikmati sepenuhnya(barta)

heigth 250>












