heigth 250>
Berita  

IDENTITAS TERUNGKAP! PRIA YANG TEWAS DI JEMBATAN LAYANG BIM ADALAH RUSLI WARGA (TANGERANG40

 

PADANG PARIAMAN Nusantara expos.com – Misteri penemuan jasad seorang pria di bawah jembatan layang Bandara Internasional Minangkabau / BIM, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman akhirnya menemui titik terang.

Korban diketahui bernama Rusli (40), warga Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Identitas Dipastikan Lewat Sidik Jari
Kepastian identitas korban disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, AKP Nedra Wati pada Kamis (9/7/2026).

_”Identitas korban sudah terkonfirmasi atas nama Rusli, usia 40 tahun, warga Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Identifikasi kami lakukan melalui pemeriksaan sidik jari dan pencocokan data kependudukan,”_ ujar AKP Nedra.

Saat ini, pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan keluarga korban di Tangerang. Koordinasi dilakukan untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut serta rencana pemulangan jenazah.

Penyebab Kematian Masih Menunggu Hasil Autopsi
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian Rusli. Jenazah korban saat ini telah dibawa ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Padang untuk dilakukan autopsi.

_”Untuk memastikan penyebab kematian, kami masih menunggu hasil autopsi dari tim dokter forensik RS Bhayangkara. Setelah hasilnya keluar, baru akan kami sampaikan secara resmi,”_ jelas AKP Nedra.

Selain itu, tim penyidik juga terus bekerja di lapangan. Mereka melakukan olah TKP lanjutan, menelusuri rekaman CCTV di sekitar jembatan layang BIM, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mungkin melihat aktivitas terakhir korban.

Ditemukan Pertama Kali oleh Remaja 14 Tahun
Jasad Rusli pertama kali ditemukan pada sore hari oleh seorang remaja berusia 14 tahun yang sedang melintas di area bawah jembatan layang.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tergeletak dengan tali jerat berwarna hitam melingkar di lehernya. Penemuan ini sontak menghebohkan warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas di kawasan bandara.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Polres Padang Pariaman langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah.

Semua Kemungkinan Masih Diselidiki
AKP Nedra menegaskan bahwa pihaknya belum mengesampingkan kemungkinan apapun terkait kasus ini. Baik itu bunuh diri, kecelakaan, maupun dugaan tindak pidana lainnya.

_”Kami masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Seluruh kemungkinan masih terbuka dan akan kami dalami berdasarkan hasil autopsi serta bukti-bukti lain di lapangan,”_ tegasnya.

Polres Padang Pariaman mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan atau aktivitas korban sebelum ditemukan, agar segera menghubungi dan melapor ke kantor polisi terdekat. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyidikan.

( Efrizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

--->

Dilarang menyalini apa pun keran  melanggar hukum